MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 12 Oktober 2018 00:08
Diminta Bangun Penataan Ruang

Kutim Fokus KEK Maloy, Instruksi Kementrian ATR-BPN

KONSULTASI: Pertemuan konsultasi publik kedua Penyusunan Materi Teknis Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MBTK dan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Kalimantan Timur Kawasan Industri Oleochemical Maloy.(Dhedy /Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Kemitraan, Chiesty Elisabeth Lengkong, mewakili Direktur Penataan Kawasan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) meminta Pemkab Kutim, agar membangun penataan ruang.

Daerah harus merinci penataan ruang, agar dapat berkembang dengan baik di pemerintahan tersebut. Tujuannya, agar semua sektor dapat masuk ke pemerintah daerah itu sendiri.

“Penataan ruang sangat penting. Kami dari Dirjen penataan ruang sudah berkewajiban untuk mengecek penataan ruang di semua kabupaten termasuk Kutim," ujar Lengkong.

Hal ini disampaikannya saat menghadirkan Konsultasi Publik Kedua Penyusunan Materi Teknis Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) di Sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MBTK dan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Kalimantan Timur Kawasan Industri Oleochemical Maloy, di salah satu hotel di Kutim.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan Kasubag Direktorat Perencanaan dan Kemitraan Chriesty Elisabeth Lengkong sendiri sebagai  pemateri  perkembangan penyusunan rencana rinci tata ruang di sekitar KEK MBTK.

Kemudian, materi penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sekitar KEK MBTK dipaparkan oleh Ketua Tim Teknis Penyusun, Ari Djatmiko  dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Kawasan Industri Oleochemical Maloy.

Terakhir, materi sinkronisasinya terhadap RDTR di sekitar KEK MBTK dipaparkan Dana Adisukma (Tim Teknis Penyusun, Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah).

Sekda, Irawansyah mengatakan, Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) pasti dilakukan. Khususnya di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batota Trans Kalimantan (MBTK). Dirinya berharap, KEK Maloy bisa menjadi pandangan sampai 20 tahun ke depan.

“Karena akan menjadi kawasan industri yang sangat strategis sesuai dengan rencana semula. Agar potensi yang ada di Kutim dan Kaltim dapat dikembangkan di kawasan KEK-MBTK," katanya.

Katanya, lokasi sudah selesai. Tinggal bagaimana ke depannya, KEK melalui pusat dan provinsi dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia Bagian Timur.

"Sebelumnya, kegiatan ini pernah diadakan tentang konsultasi publik yang pertama tata ruang. Materi khusus rencana rinci penataan ruang Kutim dan Provinsi Kaltim, sudah berjalan terlaksana secara lancar dan kawasan Kalimantan sangat besar, dikarenakan banyaknya perusahaan besar yang ada di Kalimantan," jelasnya.

"Infrasruktur  harus ada penataan rincinya khusunya untuk jalanan, tranportasi, dan lainnya. Tetapi kami sedang menata untuk tranportasi mengunakan jalur udara dengan membangun bandara udara di Sangkima," tambah dia.

Untuk diketahui, konsultasi yang dilaksanakan selama sehari ini diikuti hampir semua OPD di Kutim. Di antaranya Bappeda Provinsi, Bappeda Kutim, Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Kantor Pertanahan BPN Kutim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim, dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim. (dy)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .