MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 12 Oktober 2018 00:11
Manfaatkan PLTS, Warga Pulau Miang Dialiri Listrik 24 Jam

Biaya Lebih Ringan, Dimanfaatkan 120 KK

DIBANTU TENAGA SURYA: Hadirnya PLTS di Pulau Miang sangat membantu warga dalam hal penerangan.(Humas For Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang mulai dialiri listrik 24 jam. Namun bukan berasal dari PLN, melainkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

PLTS inilah yang menyelamatkan warga setempat. Keberadaan PLTS sangat membantu. Pasalnya, warga dapat melakukan apapun tanpa harus menunggu malam hari. Lampu menyala siang hari.

Tentu saja, anugrah ini dimanfaatkan warga sebaik mungkin. Baik untuk menonton  TV, membuka usaha, dan aktifitas yang menggunakan listrik lainnya.

Dikatakan Kepala Desa Pulau Miang, Majedi sebelum hadirnya PLTS ini, warga hanya memanfaatkan genset. Genset hanya hidup di malam hari. Waktunya pun terbatas. Tengah malam dimatikan kembali. Bahkan jauh sebelumnya hanya menggunakan lampu tembok.

Menggunakan genset memang cukup membantu. Hanya saja tak maksimal. Tak jarang mesin mengalami kerusakan. Paling memberatkan ialah bayarannya. Bayarannya sekira Rp 300-400 ribu per bulan.

Sedangkan menggunakan PLTS, warga merasa ringan. Cukup membantu dan terbilang cukup. Bagaimana tidak, meskipun banyak penggunaaan, warga hanya mengeluarkan Rp 30 ribu per bulan. Cukup berlipat-lipat saat menggunakan genset.

"Berkat program pembangunan PLTS.  Masyarakat Desa Pulau Miang yang dulunya hanya merasakan listrik di malam hari, itupun hanya beberapa jam, saat ini nampak bahagia karena menikmati listrik 24 jam setiap hari," ujar Majedi menceritakan.

Katanya, yang menikmati PLTS tersebut sebanyak 120 KK. Mereka semua sudah merasakan manisnya listrik. Bahkan, tidak hanya di rumah saja, akan tetapi lampu menerangi hingga jalan-jalan. Jalanan mulai terang. Sudah terlihat dari satu rumah ke rumah lainnya.

"Wargapun bebas menonton televisi pada siang hari tanpa khawatir mati lampu ataupun tagihan bengkak," katanya.

Untuk mengoperasikan PLTS di Pulau Miang, pihaknya menugaskan tiga teknisi dan satu warga yang membantu menjaga kebersihan sekitar lokasi PLTS.

"PLTS ini hanya 50 kWp. Kami kembali memohon agar program ini kembali dikembangkan. Karena masih ada warga yang diseberang lautan yang berbatasan dengan Bual-Bual belum mendapatkan listrik," katanya.

PLTS merupakan salah satu program Pemkab Kutim. Semua cara dilakukan Pemkab Kutim. Asal, semua warga Kutim merasakan listrik.

"Listrik merupakan fokus utama kami, selain infrastruktur dan air bersih. Kita berdoa saja agar semuanya teraliri listrik," katanya. (dy)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .