MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 12 Oktober 2018 00:15
Soal Diperbolehkan Kampanye di Lembaga Pendidikan
Pernyataan Mendagri Bakal Berdampak Negatif
Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo belum lama ini memperbolehkan peserta pemilu melakukan kampanye di sekolah dan pondok pesantren. Tak pelak seruan tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Saipul berpendapat, pernyataan yang dilontarkan Mendagri tersebut bertentangan dengan Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Aturan tersebut juga diperkuat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu. Dua produk hukum itu dapat dijadikan dasar bahwa kampanye di lembaga pendidikan tidak diperbolehkan.

“Di pasal 280 ayat (1) huruf h Undang-Undang nomor 7 tahun 2018 itu tidak boleh kampanye di lembaga pendidikan, fasilitas pemerintah, dan tempat-tempat ibadah. Aturan ini berlaku di pileg dan pilpres 2019 nanti,” sebutnya, Kamis (11/10) kemarin.

Kata dia, pembatasan kampanye di tiga tempat tersebut bertujuan menciptakan netralitas. Dengan begitu, lembaga publik tidak terbawa arus kepentingan politik praktis kelompok tertentu.

“Kalau masuk kepentingan politik praktis, dikhawatirkan itu dapat menimbulkan gesekan dan ketidakharmonisan. Karena dapat menciptakan perpecahan disebabkan perbedaan dukungan,” terangnya.

Jika diperbolehkan kampanye di institusi pendidikan formal seperti SMA/SMK dan kampus, maka akan sangat rawan menimbulkan gesekan dan faksi. Kampanye politik praktis calon tertentu dapat menimbulkan gesekan yang membawa efek buruk bagi keberlangsungan visi pendidikan.

“Tetapi kalau pengajaran norma politik, itu tidak masalah. Justru itu baik untuk pendidikan politik generasi muda,” tuturnya.

Bagi calon tertentu yang melakukan kampanye di lembaga pendidikan, fasilitas pemerintah, dan tempat ibadah, dapat diberikan sanksi administratif hingga didiskualifikasi dari pencalonan. Syaratnya, apabila calon tertentu melakukan kampanye secara berulang kali di tiga lokasi tersebut.

“Kalau sudah dikasih sanksi administrasi, terus masih dilakukan, bisa juga dibatalkan jatah kampanyenya. Tafsir aturan ini sudah rigid, Tidak sumir. Jadi bisa langsung diterapkan,” kata Saipul.

Selama tahapan kampanye, Bawaslu belum menemukan terdapat calon tertentu yang berkampanye di sejumlah lokasi terlarang itu. Namun pihaknya terus mengingatkan agar para calon taat pada aturan tersebut.

“Tentu saja semua calon sudah paham aturan ini. Kami tidak perlu mengingatkan lagi lewat surat resmi. Kalau lewat media, itu bisa saja,” tutupnya. (*/um)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 19:11

Alphad Masuk Meja Kejari

  SAMARINDA – Kasus hukum yang menjerat Ketua DPRD Samarinda…

Sabtu, 17 November 2018 19:10

Pemda Diminta Segera Obati Agustania

“Kalau sudah seperti ini, ditangani dulu di rumah sakit. Karena…

Sabtu, 17 November 2018 19:07

Regulasi Lemah, Hak Buruh Dipertaruhkan

SAMARINDA – Perlindungan terhadap hak-hak para buruh dan pekerja di…

Sabtu, 17 November 2018 19:04

Harga Cabai Merangkak Naik

SAMARINDA – Masyarakat Samarinda harus rela merogoh kocek sedikit lebih…

Sabtu, 17 November 2018 19:03

Perbaikan Traffic Light Hanya Sasar Beberapa Titik

SAMARINDA – Rusaknya traffic light atau lampu lalu lintas di…

Jumat, 16 November 2018 20:46

Potensi Kerugian Rp 1,3 Triliun

SAMARINDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama kementerian perhubungan dan…

Jumat, 16 November 2018 20:45

Diguyur Hujan, Jalan KS Tubun Amblas

SAMARINDA – Warga Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2,…

Jumat, 16 November 2018 20:44

Kukar Terancam Tak Bisa Kelola PI Blok Mahakam

SAMARINDA - Tahun 2019, Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) terancam tak…

Kamis, 15 November 2018 19:07

APT Pranoto Butuh Rp 20 Miliar

  SAMARINDA - Meski bakal melayani rute penerbangan nasional pada…

Kamis, 15 November 2018 19:04
Blok Mahakam

KRK Kecewa dengan Sikap Isran

  SAMARINDA - Koalisi Rakyat Kukar (KRK) yang berasal dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .