MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Rabu, 17 Oktober 2018 00:23
Disdukcapil Siap Blokir Ribuan Data KTP-el

Masyarakat Diminta Segera Mengurus Data Diri dan Melakukan Perekaman

FOTO WAJAH: Abdullah(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sesuai dengan ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda siap memblokir ratusan ribu data KTP –el. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan efek jera lantaran masih banyak penduduk yang tidak mau pro aktif datang ke Disdukcapil untuk mencetak kartu identitasnya.

Kepala Dinas Disdukcapil Samarinda, Abdullah mengatakan, tindakan ini akan diberlakukan akhir tahun ini bagi warga yang sudah cukup usia. “Bagi warga yang  berusia 23 tahun tidak melakukan perekaman pada Desember 2018, maka datanya akan diblokir oleh pemerintah pusat. Itu sesuai dengan rakor nasional. Tapi masyarakat tidak perlu khawatir, karena pemblokiran akan dibuka ketika warga sudah melakukan perekaman,” tutur dia, Selasa (16/10) kemarin.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi Gerakan Sadar Adminduk (Gisa). Sehingga, masyarakat diharapkan pro aktif datang ke Disdukcapil untuk menyelesaikan dokumen kependudukannya sesuai dengan amanah UU nomor 24 nomor 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Di sisi lain, Disdukcapil juga diwajibkan menggunakan sistem jemput bola ke sekolah-sekolah. Untuk itu, Abdullah mengaku sudah melaksanakannya. Kendati demikian, ia menjelaskan, sistem jemput bola itu sebenarnya dilakukan bagi wilayah-wilayah dengan tingkat perekaman yang rendah.

“Kami juga sudah ke SMA/SMK untuk melakukan jemput bola. Kami perkirakan, pada April nanti usia anak-anak tersebut 17 tahun. Apabila usianya sudah mencukupi maka nantinya mereka tidak perlu repot lagi melakukan perekaman. Bisa langsung cetak,” kata dia.

Diakui Abdullah, untuk saat ini yang menjadi kendala pihaknya dalam memenuhi kewajiban kepada masyarakat yakni karena ketiadaan tinta. Karena pengadaan tinta memang menjadi tanggung jawab setiap pemerintah kabupaten/kota.

“Sejak 2015 peraturannya seperti itu. Untuk blanko pemerintah pusat yang menyediakan. Sedangkan untuk pengadaan tinta, kami sendiri yang menyediakan. Jadi permasalahan di Disdukcapil ini tidak jauh-jauh. Kalau buka karena blanko kosong, tinta habis” ujarnya.

Kekosongan tinta ini bahkan telah tejadi sejak Juni 2018 lalu. Tepatnya, sejak bulan puasa. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar. Karen pihaknya pun tak dapat berbuat banyak saat pemerintah daerah tidak kehabisan anggaran untuk pengadaan tinta.

“Anggaran untuk pembelian tinta kami ajukan di APBD Perubahan 2018. Nanti apabila disetujui, maka akan cukup untuk membeli 100 ribbon tinta. Dengan rincian satu tinta bisa mencetak 450 hingga 500 KTP-el,” pungkasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 19:28

Gubernur Panggil Direktur BBE

“Pak Gubernur, termasuk Pak Wagub, pada 26 November ini, akan…

Rabu, 21 November 2018 19:26

Garuda Indonesia Ramaikan Penerbangan

SAMARINDA - Pesawat Garuda Indonesia berhasil mendarat di Bandara Aji…

Rabu, 21 November 2018 19:23

Tak Tahu Ada Paripurna Tatib Wawali, Siswadi: Saya Tugas Luar Kota

SAMARINDA – Agenda rapat paripurna mengenai pengesahan Tata Tertib (Tatib)…

Rabu, 21 November 2018 19:21

Tergelincir saat Asyik Bermain, Ditemukan usai Tiga Jam Pencarian

Rahma Dini (13) beserta teman-temannya tak pernah menyangka, agenda jalan-jalan…

Selasa, 20 November 2018 19:12

Desak Perusahaan Tutup Lubang Tambang

SAMARINDA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Sylva Mulawarman mendesak…

Selasa, 20 November 2018 19:07

UMK Banyak Diacuhkan, Dewan Diminta Susun Perda Perlindungan Upah

SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) mendesak DPRD Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 19:03

KPK Pimpin Pos Pantau Kapal Batu Bara

SAMARINDA - Pos pantau kapal pengangkut batu bara di Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 18:59

Jelang Akhir Tahun, Baru Enam Raperda Sah

    SAMARINDA – Menjelang akhir tahun, hanya enam yang…

Selasa, 20 November 2018 18:56

Pengesahan Tatib Wawali Ditunda

SAMARINDA – Warga Kota Tepian sepertinya harus lebih bersabar menanti…

Selasa, 20 November 2018 18:54

Dipecat karena Ikut Serikat Buruh?

SAMARINDA - Penghentian hubungan kerja (PHK) tanpa keputusan pengadilan hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .