MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 18 Oktober 2018 00:09
Oknum Polisi Malaysia Selundupkan Miras

Diamankan Satgas Pengamanan Perbatasan

DIAMANKAN: Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Raja Alam berhasil menggagalkan penyelundupan miras jenis Black Label dan Labour dari Malaysia.(Satgas Yonif R/613 Rja)

PROKAL.CO, KRAYAN – Oknum polisi Malaysia diamankan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif Raider 613/Raja Alam, Sabtu (13/10). Lantaran, oknum tersebut didapati menyelundupkan minuman keras (Miras) di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Penangkapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil kegiatan sweeping terhadap masyarakat pelintas batas saat pemeriksaan gabungan di kawasan perbatasan. Dengan bekerja sama Tentara Diraja Malaysia TDM serta dibantu Satgas Intelijen wilayah Krayan.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/RJA, Letkol Inf Fardin Wardana menerangkan, pukul 13.30 Wita Tim Gabungan menghentikan mobil Isuzu Hilux warna merah dengan Nopol SAB 3477 W dari arah Malaysia. Mobil dihentikan untuk dilaksanakan pemeriksaan di Pos Gabma Long Midang, Krayan, Nunukan.

“Pada saat pemeriksaan, tim gabungan menemukan kardus yang berisi miras ilegal dengan merk Black Label dan Labour. Kemudian barang bukti beserta pemiliknya diamankan menuju Pos Gabma Long Midang SSK V untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Fardin.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua warga negara asing (WNA) tersebut bernama Wong Siew Ngie (55), pedagang yang beralamat di Serawak, Malaysia dan dan Kopral Polisi Mohammad Hasnain Bin Mohammad Ibrahim (34) dari Air Hitam Pantai Tanjung Bidara, Malaysia.

Hasnain adalah seorang anggota Polisi Diraja Malaysia (PDR) dengan nomor polisi RF/147743. Pelaku masuk tanpa membawa dokumen imigrasi dan diduga membantu menyeludupkan miras ke wilayah Krayan.

“Kami sudah cek identitasnya benar anggota PDR Malaysia. Saat ini pelaku kami serahkan ke Imigrasi Nunukan,” sebutnya.

Miras yang diselundupkan itu sendiri disebutkan Fardin, merupakan jenis miras yang sering kali beredar di wilayah Nunukan.

Terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian kantor Imigrasi klas II B Nunukan Bimo Mardi Wibowo mengaku telah menerima penyerahan 2 orang WNA Malaysia tahanan Satgas Pamtas.

“Mohammad Hasnain bin Mohammad Ibrahim anggota polisi berpangkat kopral. Sedangkan 1 orang temannya bernama Wong Siew Ngie masih di Krayan dan akan menyusul menunggu jadwal penerbangan,” bebernya.

Berdasarkan hasil interogasi kepada pelaku, keduanya mengaku masuk perbatasan Indonesia hanya berbekal IC/KTP Malaysia. Dan sejenis surat yang dikeluarkan pos Imigrasi Malaysia di Bakelalan Lawas, Serawak.

Dokumen itu diakui mereka sebagai dokumen keimigrasian legal. Sehingga dapat dicap keluar masuk khusus di wilayah perbatasan Indonesia di Krayan. Kepemilikan dokumen seperti itu dibenarkan selama tidak digunakan untuk melakukan kejahatan.

”Kami lihat sisi kejahatan keduanya. Apakah ada unsur melawan hukum keimigrasian Indonesia atau tidak,” pungkasnya. (luk)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 19:28

Gubernur Panggil Direktur BBE

“Pak Gubernur, termasuk Pak Wagub, pada 26 November ini, akan…

Rabu, 21 November 2018 19:26

Garuda Indonesia Ramaikan Penerbangan

SAMARINDA - Pesawat Garuda Indonesia berhasil mendarat di Bandara Aji…

Rabu, 21 November 2018 19:23

Tak Tahu Ada Paripurna Tatib Wawali, Siswadi: Saya Tugas Luar Kota

SAMARINDA – Agenda rapat paripurna mengenai pengesahan Tata Tertib (Tatib)…

Rabu, 21 November 2018 19:21

Tergelincir saat Asyik Bermain, Ditemukan usai Tiga Jam Pencarian

Rahma Dini (13) beserta teman-temannya tak pernah menyangka, agenda jalan-jalan…

Selasa, 20 November 2018 19:12

Desak Perusahaan Tutup Lubang Tambang

SAMARINDA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Sylva Mulawarman mendesak…

Selasa, 20 November 2018 19:07

UMK Banyak Diacuhkan, Dewan Diminta Susun Perda Perlindungan Upah

SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) mendesak DPRD Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 19:03

KPK Pimpin Pos Pantau Kapal Batu Bara

SAMARINDA - Pos pantau kapal pengangkut batu bara di Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 18:59

Jelang Akhir Tahun, Baru Enam Raperda Sah

    SAMARINDA – Menjelang akhir tahun, hanya enam yang…

Selasa, 20 November 2018 18:56

Pengesahan Tatib Wawali Ditunda

SAMARINDA – Warga Kota Tepian sepertinya harus lebih bersabar menanti…

Selasa, 20 November 2018 18:54

Dipecat karena Ikut Serikat Buruh?

SAMARINDA - Penghentian hubungan kerja (PHK) tanpa keputusan pengadilan hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .