MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 18 Oktober 2018 00:14
Polemik Kinibalu
Pengadilan Kabulkan Permohonan DPUPR

Soal Pembangunan Masjid di Kinibalu, Pemkot Diminta Segera Keluarkan IMB

DILANJUTKAN: Proyek masjid di lapangan Kinibalu ini akan terus berlanjut. Sebab PTUN Samarinda telah memerintahkan pemkot segera menerbitkan IMB.(FOTO: DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO,  

SAMARINDA – Sengketa pembangunan masjid di lapangan Kinibalu akhirnya menemui titik terang. Dalam gugatan yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, majelis hakim mengabulkan seluruh tuntutan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kaltim, Rabu (17/10) kemarin.

Merujuk pada putusan bernomor 9/P/FP/2018/PTUN.SMD tersebut, pihak termohon yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda diminta menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) masjid yang diinisiasi Pemprov Kaltim itu.

“Majelis hakim memutuskan mengabulkan seluruh tuntutan pemohon dan segera menerbitkan IMB pembangunan masjid di lapangan  Kinibalu. Apabila dalam batas waktu yang ditentukan pihak termohon (DPMPTSP, Red.) tidak bisa memenuhi putusan pengadilan, maka akan diberikan hukuman berupa uang paksa sebesar Rp 2,5 juta per hari. Keterlambatan penerbitan IMB itu terhitung sejak putusan ini dikeluarkan dalam masa lima hari kerja,” ujar Ketua Majelis Hakim, Dedi Wisudawan Hamadi, Rabu (17/10) kemarin.

Terpisah, Kuasa Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Asran Yunisran mengatakan, dengan adanya putusan tersebut pihaknya harus menerbitkan IMB untuk proyek di lapangan Kinibalu. Karena wali kota menghormati putusan pengadilan.

“Setelah mendapat putusan itu, kami akan tunjukkan dulu kepada wali kota. Tapi kalau masyarakat masih keberatan sebagaimana sidang pembuktian terdahulu. Ada kesempatan untuk mengajukan gugatan tersendiri. Tapi bukan gugatan di sini. Karena tidak diperkenankan mengintervensi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, secara aturan putusan tersebut bersifat final dan mengikat. Artinya tidak ada kasasi dan banding. “Interpretasinya kalau tidak ada banding berarti hari ini sudah inkrah. Sehingga besok IMB harus diterbitkan. Untuk itu saya masih menunggu putusan diberikan oleh panitera. Agar bisa di-review lebih mendalam.” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum warga di Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa, Yotok Setiawan belum dapat memberikan komentar terkait putusan yang dikeluarkan PTUN Samarinda. “Saya coba komunikasikan dulu dengan yang lain,” katanya.

Sebelumnya, proyek yang memakan anggaran provinsi senilai Rp 64 miliar itu mendapatkan penolakan dari warga sekitar. Pasalnya, proyek dijalankan tanpa disertai IMB dari Pemkot Samarinda.

Selasa (9/10) lalu, Metro Samarinda mencoba membuktikan validitas penolakan warga. Caranya, dilakukan jajak pendapat pada masyarakat di RT 07 Kelurahan Bugis dan RT 09 serta RT 11 Kelurahan Jawa.

Media ini mengambil sampel 50 orang dari penduduk yang tinggal di jarak sekira 50 meter hingga 200 meter dari proyek yang dibangun dengan anggaran senilai Rp 64 miliar itu. Kepada responden, diberikan tiga pilihan jawaban. Antara lain setuju dengan pembangunan masjid, tidak setuju, dan tidak tahu.

Hasilnya, tidak semua warga menolak pembangunan masjid di lapangan tersebut. Sebanyak 4 persen warga setuju dengan adanya rumah ibadah umat Islam yang dibangun Pemprov Kaltim itu. Kemudian 24 persen lainnya mengaku tidak tahu.

Sedangkan mayoritas responden yang dimintai pendapat secara langsung itu menolak proyek yang diinisiasi mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tersebut. Dari catatan media ini, terdapat 72 persen warga yang menolak adanya proyek di lapangan Kinibalu.

Mayoritas warga yang menolak beralasan,  proyek masjid sejatinya diperlukan masyarakat. Namun lokasi yang dipilih Pemprov Kaltim dinilai kurang tepat. Pasalnya, lapangan tersebut satu-satunya lokasi yang digunakan warga sekitar untuk olahraga.

Selain itu, lapangan itu dinilai bersejarah bagi warga sekitar. Sudah puluhan generasi yang menggunakan lapangan itu. Bahkan telah melahirkan banyak atlet yang bersinar di kancah daerah dan nasional. (*/dev/*/um/drh)


BACA JUGA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19

2019, Kantong Plastik Dilarang

SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan…

Kamis, 27 Desember 2018 19:17

Dari Anugerah Kencana Nasional untuk Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima Anugerah Kencana Nasional 2018…

Minggu, 23 Desember 2018 17:27

Kontrak Penjualan LNG ke Jepang Bakal Habis, Begini Kata Gubernur...

SAMARINDA – Kontrak ekspor gas alam cair atau liquefied natural…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:44

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh

 “Kenaikan itu sudah cukup bagus. Karena di tahun-tahun sebelumnya, tingkat…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:43

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

SAMARINDA – Setiap pekerja berhak mendapat jaminan sosial. Hal ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:42

Gubernur dan Dubes Rusia Satu Meja

SAMARINDA - Untuk memastikan kelanjutan kerja sama proyek strategis di…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:41

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

Banyak cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ibu Nasional yang…

Jumat, 21 Desember 2018 18:44

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar

SAMARINDA – Upaya antisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan…

Jumat, 21 Desember 2018 18:43

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum berani mematok angka…

Jumat, 21 Desember 2018 18:42

2018, Asuransi Mobil Tumbuh Positif

SAMARINDA – Pertumbuhan jasa asuransi mobil di Kaltim pada 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*