MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 19 Oktober 2018 00:04
SABAR AJA..!! Kasus TK2D Masih Panjang

DPRD Usulkan Gugatan UU ASN agar Direvisi

Agusriansyah.(ist)

PROKAL.CO, SANGATTA -  Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum surut permasalahannya. Status hukumnya yang belum jelas di dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), diakui bisa diselamatkan dengan cara lain.

Diberitakan sebelumnya, status hukum TK2D Kutim yang tak termasuk dalam komposisi UU ASN, bisa dipermasalahkan ke pemerintah pusat, dengan cara judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Yakni, menggugat agar UU ASN direvisi sehingga tercantum  TK2D di dalamnya.

Sekretaris Komisi A DPRD Kutim, Agusriansyah Ridwan menyatakan, pemkab bisa menyelamatkan status hukum TK2D Kutim dengan cara judicial review. Pemkab bisa membuat perda khusus, dengan beberapa kajian yang mempertimbangkan regulasi lain.

"Jadi, bisa dimasukkan komponen UU ketenagakerjaan yang menyatakan gaji tenaga kerja harus sesuai UMK (upah minimum kabupaten) Kutim Rp 2,6 juta per bulan. Juga mempertimbangkan undang-undang lainnya," jelas Agus.

Persoalan UU ASN yang tak mencantumkan TK2D sebagai unsur pegawai yang berhak menerima gaji dari APBD/APBN, senada dengan regulasi lain yang membahayakan pemkab.

Yakni, di jajaran instansi pemerintah di seluruh Indonesia ditegaskan berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2005 Pasal 8 Gubernur, Wali Kota, dan Bupati di seluruh Indonesia dilarang mengangkat tenaga honorer sejak 2005.

Sebelumnya, tambah Agus, payung hukum yang dapat digunakan untuk mengangkat honorer daerah didasarkan pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Pasal 2 Ayat 3. Berbunyi; di samping pegawai negeri sipil sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, pejabat yang berwenang dapat mengangkat pegawai tidak tetap. Pegawai tidak tetap ini dapat dikategorikan sebagai tenaga honorer dan tenaga kontrak.

"Tenaga honorer tentu dalam rangka untuk membantu kinerja ASN. Yaitu, salah satunya hal pelayanan publik yang merupakan fungsi dari pemerintah daerah itu sendiri. TK2D tentu ikut dalam mengambil peran penting demi terselenggaranya pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat," papar dia.

Dia menyatakan, UU ASN seakan tak berarti. Sebab ditilik dari pola penggajian, TK2D digaji menggunakan dana perimbangan dari pusat yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini perlu dikaji.

Diketahui, TK2D Kutim belum lama ini berunjukrasa menuntut kesejahteraan gaji, di Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. Kini, kelanjutan dari unjuk rasa itu diharap bisa memberi dampak, yakni solusi tepat sasaran, yaitu menuntut status hukum, supaya legal. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*