MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12
MIRIS..!! Ribuan Anak Putus Sekolah di Lima Daerah

Orang Tua Diwajibkan Peka terhadap Pendidikan Anak

Bocah-bocah SD riang berangkat ke sekolah. Di Kaltim masih banyak anak-anak usia sekolah yang tak menikmati pendidikan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA) nyatanya tak lantas membuat Kaltim menjadikan terbebas dari angka anak putus sekolah (APS). Dari data yang dirilis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, masih ditemukan sebanyak 1.707 anak yang mengalami putus sekolah.

Data APS itu ditemukan di lima kabupaten/kota yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. Penemuan ini membuat Pemprov Kaltim memberikan atensi tersendiri.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim, M Sa'bani meminta agar Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) setempat segera menggelar rapat tindak lanjut data anak putus sekolah di lima daerah itu.

Menurut dia, pendataan bagi APS tidak hanya sebatas mengumpulkan data dan angka semata. Melainkan untuk menggugah kesadaran masyarakat, terutama para orang tua agar menyekolahkan anak mereka hingga jenjang perguruan tinggi.

Selain itu, pendataan itu juga sebagai upaya pencegahan semakin tumbuhnya jumlah APS di Kaltim. Karena jika itu terjadi, maka ke depannya dapat berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran lantaran ketiadaan wawasan dan kemampuan untuk memasuki dunia kerja.

"Menggerakkan semua pihak terhadap pentingnya peran dan kewajiban orangtua, keluarga, masyarakat, dunia usaha termasuk pemerintah. Dalam memenuhi hak anak untuk mendapatkan pendidikan harus sama-sama kita lakukan," katanya, Kamis (18/10) kemarin.

Meski begitu, Sa'bani mengakui hak-hak terhadap anak belum sepenuhnya diberikan oleh pemerintah maupun masyarakat seperti hak memperoleh pendidikan yang selayaknya. Padahal, Kaltim menetapkan pendidikan sebagai program prioritas pembangunan daerah. Khususnya pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan mandiri.

Karenanya, kasus APS wajib ditindaklanjuti dan melibatkan semua pihak. Dengan melakukan terobosan serta ide yang sinergis khususnya lembaga-lembaga yang menangani masalah sosial kemasyarakatan untuk anak.

“Memenuhi kebutuhan pendidikan setiap anak harus menjadi tanggung jawab semua pihak. Orang tua harus lebih peka lagi dengan hal itu. Pemerintah sendiri dengan berbagai kebijakan yang ada akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan serta menekan angka anak putus sekolah di Kaltim,” tandasnya. (*/drh)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 19:28

Gubernur Panggil Direktur BBE

“Pak Gubernur, termasuk Pak Wagub, pada 26 November ini, akan…

Rabu, 21 November 2018 19:26

Garuda Indonesia Ramaikan Penerbangan

SAMARINDA - Pesawat Garuda Indonesia berhasil mendarat di Bandara Aji…

Rabu, 21 November 2018 19:23

Tak Tahu Ada Paripurna Tatib Wawali, Siswadi: Saya Tugas Luar Kota

SAMARINDA – Agenda rapat paripurna mengenai pengesahan Tata Tertib (Tatib)…

Rabu, 21 November 2018 19:21

Tergelincir saat Asyik Bermain, Ditemukan usai Tiga Jam Pencarian

Rahma Dini (13) beserta teman-temannya tak pernah menyangka, agenda jalan-jalan…

Selasa, 20 November 2018 19:12

Desak Perusahaan Tutup Lubang Tambang

SAMARINDA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Sylva Mulawarman mendesak…

Selasa, 20 November 2018 19:07

UMK Banyak Diacuhkan, Dewan Diminta Susun Perda Perlindungan Upah

SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) mendesak DPRD Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 19:03

KPK Pimpin Pos Pantau Kapal Batu Bara

SAMARINDA - Pos pantau kapal pengangkut batu bara di Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 18:59

Jelang Akhir Tahun, Baru Enam Raperda Sah

    SAMARINDA – Menjelang akhir tahun, hanya enam yang…

Selasa, 20 November 2018 18:56

Pengesahan Tatib Wawali Ditunda

SAMARINDA – Warga Kota Tepian sepertinya harus lebih bersabar menanti…

Selasa, 20 November 2018 18:54

Dipecat karena Ikut Serikat Buruh?

SAMARINDA - Penghentian hubungan kerja (PHK) tanpa keputusan pengadilan hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .