MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 19 Oktober 2018 00:15
KAPAN BAIKNYA BOS...?? Pelayanan PDAM Dikeluhkan

Hampir Setahun Air Mengalir Tak Optimal

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, BONTANG – Pelayanan distribusi air PDAM Tirta Taman dikeluhkan oleh warga RT 4, Gunung Elai. Ifan, salah satu warga mengatakan, selama hampir setahun ini air mengalir tidak optimal di rumahnya. Pasalnya tiga hari sekali, warga baru kebagian jatah. Itupun dengan durasi distribusi yang singkat.

“Sudah setahun seperti ini air mengalirnya singkat,” kata Ifan saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/10).

Bahkan, waktu mengalir pun malam hari. Ifan menuturkan terkadang pukul 20.00 Wita bak mandinya baru terisi. Namun distribusi itu hanya beberapa jam saja. “Yang jelas tidak sampai pagi itu mengalirnya,” ucapnya.

Bukan itu saja, warga harus memakai pompa untuk menyedot air. Jika tidak digunakan, maka aliran air sedikit. Kondisi ini membuat beban menjadi bertambah. Mengingat ketika menggunakan pompa maka biaya tagihan listrik pun ikut meningkat.

“Terakhir saya membayar Rp 70 ribu untuk PDAM. Itu belum listriknya. Padahal kondisi air juga sering tidak mengalir,” ungkapnya.

Tak jarang pula, kualitas air keruh. Cenderung berwarna kuning. Namun, ia tetap menggunakannnya untuk mandi dan kebutuhan lainnya. Pasalnya, tidak ada sumber lain yang bisa diperoleh selain air PDAM tersebut.

Ifan berharap agar manajemen PDAM Tirta Taman segera meningkatkan pelayanannya. Termasuk pengaturan waktu agar distribusi tidak berlangsung malam hari saja.

“Karena kami juga harus istirahat. Kan tidak mungkin hanya menunggu air,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Suramin meminta maaf atas adanya situasi tersebut. Diakuinya terjadi penurunan pasokan air sebanyak 95 liter per detik atau setara dengan 80 ribu kubik per harinya.

Dijelaskannya, kerusakan pertama terjadi di sumur DW II Kanaan sejak Februari silam. Di mana pasokan yang dihasilkan mencapai 40 liter per detik.

“Desember baru pulih setelah ada program pembangunan dari pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Kota (PUPRK) melalui alokasi anggaran di APBD Perubahan,” kata Suramin.

Secara beruntun, kerusakan juga menimpa di sumur Bhayangkara. Kapasitas distribusi yang berkisar 15 liter/detik ini langsung berimbas kepada pelanggan yang berada di Bontang Baru, Api-Api, dan Gunung Elai.

Tak hanya itu saja, sumur DW III Kanaan pun juga mengalami nasib serupa. Namun dua hari lalu upaya perbaikan telah selesai dilakukan oleh manajemen. Total kapasitas pasokan dari sumur ini ialah 40 liter per detik.

“Kalau DW III Kanaan baru selesai. Sebelumnya tidak bisa diangkat menggunakan alat berat. Jadi memakai manual oleh sebab itu dibutuhkan waktu lima hari penyelesaiannya,” ungkapnya.

Suramin pun telah memerintahkan kepada seluruh stafnya untuk melakukan pengecekan, kemarin malam. Termasuk ke pelanggan yang bermukim di Gunung Elai, Api-Api, dan Bontang Baru. (ak)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*