MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16
Dilarang Bawa Kendaraan, Pelajar Pilih Menumpang
Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA- Larangan membawa kendaraan sendiri membuat pelajar SMP di Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan dikeluhkan. Mereka mengaku kesulitan untuk berangkat sekolah. 

Pihak sekolah melarang dengan alasan belum cukup umur dan tidak memiliki SIM. Terpenting, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Para pelajar meminta sekolah memberikan solusi terkait pelarangan itu. Seperti kendaraan massal. Akibat tidak ada angkutan, mereka terpaksa menumpang kendaraan yang melintas.

"Saya ikut bersedih melihat anak-anak sekolah  menghentikan kendaraan yang lewat. Mereka minta tumpangan pulang. Karena saya kasihan, makanya saya bawa naik mobil," ujar Brotus, salah satu warga saat melintasi Teluk Pandan.

Masalah lainnya, dia takut pelajar tersebut tertabrak karena terus berada di bibir jalan. Ditambah pula khawatir bertemu orang yang berniat jahat.

“Mereka dari Desa Teluk Kaba dan Kandolo. Sejak 15 Oktober dilarang bawa motor ke sekolah. Dia menunggu angkutan sampai magrib. Menunggu orangtua jemput,” terangnya.

Hal ini juga terjadi di Sangatta Utara. Khususnya mereka yang sekolah di Jalan AW Syahranie.  Kebanyakan anak SD dan SMP. Mereka pun mengemis tumpangan. Tak ada kendaraan massal.

"Saya setiap hari seperti ini. Kalau berangkat diantar, kalau pulang ikut sama orang. Kalau tidak ada yang kasih tumpangan, saya jalan kaki," kata Iwan.

Beberapa warga mendukung kebijakan sekolah agar melarang siswa membawa kendaraan sendiri. Dengan catatan, disediakan kendaraan massal. "Jangan asal larang saja," kata Eki.

Sementara, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menyebut tidak ada salahnya pelarangan tersebut.  Yang menjadi masalah, katanya, jika aturan diterapkan tanpa solusi. "Harus disiapkan bus sekolah dan gratis," pintanya.

Sejatinya, pernah ada bus gratis di Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Utara. Namun, kini sudah tidak terlihat lagi. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 18:36

Galeri Butuh Suntikan Dana

SANGATTA – Minimnya anggaran, menjadi alasan “terbengkalai”-nya galeri yang menyimpan…

Sabtu, 17 November 2018 18:33
Porprov Kaltim 2018

Atlet Pelajar Tak Ada Libur Khusus, Tetap Kerjakan Tugas usai Porprov

SANGATTA - Guna meningkatkan kemampuan untuk berlaga di Pekan Olahraga…

Sabtu, 17 November 2018 18:31

Puluhan “Wanita Malam” Terjaring Tanpa Identitas

SANGATTA – Sekitar dua puluh “wanita malam” tanpa identitas terjaring…

Jumat, 16 November 2018 18:27

ALHAMDULILLAH..!! Gaji Guru di Pedalaman Ditambah

SANGATTA - Banyak yang mengatakan guru merupakan pahlawan tanpa tanda…

Jumat, 16 November 2018 18:25

Pemadat dan Pengedar Sabu Diciduk

SANGATTA- Dua pemuda terpaksa merasakan dinginnya lantai penjara. Pasalnya, keduanya…

Jumat, 16 November 2018 18:22

Perizinan Berbasis Online Dikeluhkan

SANGATTA- Sistem Online Single Submission (OSS) yang dianggap mempercepat, disebut-sebut malah…

Kamis, 15 November 2018 18:13

Karangan Kini Punya Pasar Rakyat

SANGATTA - Kecamatan Karangan terus berbenah. Meskipun jauh di pedalaman,…

Kamis, 15 November 2018 18:04

Prioritaskan Pegawai yang Lama Mengabdi

SANGATTA - Pemkab Kutim memprioritaskan pegawai honorer yang telah lama…

Rabu, 14 November 2018 18:26
Porprov Kaltim 2018

Sangkulirang Venue Open Water Swimming

SANGATTA - Salah satu olahraga yang bakal dipertandingakan dalam Porprov…

Rabu, 14 November 2018 18:22

Tahun Depan TK2D Dihapus

SANGATTA - Banyaknya Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang gagal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .