MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16
Dilarang Bawa Kendaraan, Pelajar Pilih Menumpang
Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA- Larangan membawa kendaraan sendiri membuat pelajar SMP di Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan dikeluhkan. Mereka mengaku kesulitan untuk berangkat sekolah. 

Pihak sekolah melarang dengan alasan belum cukup umur dan tidak memiliki SIM. Terpenting, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Para pelajar meminta sekolah memberikan solusi terkait pelarangan itu. Seperti kendaraan massal. Akibat tidak ada angkutan, mereka terpaksa menumpang kendaraan yang melintas.

"Saya ikut bersedih melihat anak-anak sekolah  menghentikan kendaraan yang lewat. Mereka minta tumpangan pulang. Karena saya kasihan, makanya saya bawa naik mobil," ujar Brotus, salah satu warga saat melintasi Teluk Pandan.

Masalah lainnya, dia takut pelajar tersebut tertabrak karena terus berada di bibir jalan. Ditambah pula khawatir bertemu orang yang berniat jahat.

“Mereka dari Desa Teluk Kaba dan Kandolo. Sejak 15 Oktober dilarang bawa motor ke sekolah. Dia menunggu angkutan sampai magrib. Menunggu orangtua jemput,” terangnya.

Hal ini juga terjadi di Sangatta Utara. Khususnya mereka yang sekolah di Jalan AW Syahranie.  Kebanyakan anak SD dan SMP. Mereka pun mengemis tumpangan. Tak ada kendaraan massal.

"Saya setiap hari seperti ini. Kalau berangkat diantar, kalau pulang ikut sama orang. Kalau tidak ada yang kasih tumpangan, saya jalan kaki," kata Iwan.

Beberapa warga mendukung kebijakan sekolah agar melarang siswa membawa kendaraan sendiri. Dengan catatan, disediakan kendaraan massal. "Jangan asal larang saja," kata Eki.

Sementara, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menyebut tidak ada salahnya pelarangan tersebut.  Yang menjadi masalah, katanya, jika aturan diterapkan tanpa solusi. "Harus disiapkan bus sekolah dan gratis," pintanya.

Sejatinya, pernah ada bus gratis di Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Utara. Namun, kini sudah tidak terlihat lagi. (dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:46

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*