MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SOCIETY & LENSA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:18
Kisah Farida Sitania Dampingi Petani Buah Naga dan Nanas

Delapan Bulan Hasilkan Produk Sirup dan Selai

TERAMPIL: Farida Sitania sedang menjelaskan pada kelompok usaha tentang kemasan produk olahan dari buah naga dan nanas. Kegiatan ini sebagai tahapan akhir dari hibah Program PKM dari Unmul Samarinda.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Keresahan akan produk buah naga dan nanas membuat Farida Sitania, dosen Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda tergerak. Bersama kelompok wanita tani (KWT), Farida menggagas penciptaan produk unggulan.

MUBIN, Samarinda

Delapan bulan lamanya Farida hilir mudik melaksanakan sosialisasi dan pelatihan. Dua Kelompok Wanita Tani (KWT) di  KM 36, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi sasarannya.

Pada Februari 2018, Farida memulai kegiatan tersebut. Awalnya, dia merasa risih karena kerap melihat buah naga dan nanas yang dijual tanpa terlebih dulu diolah. Berdasarkan surveinya, dari penjualan buah tanpa pengolahan itu petani acap merugi.

Setiap tahun, perempuan bernama pendek Ida itu memiliki program pengabdian Tim PKM Unmul Samarinda. Dari segi pendanaan, dia dibantu pemerintah pusat lewat hibah PKM Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Petani di Samboja, hasil panen buah naga dan nanasnya melimpah. Tetapi tidak ada penanganan pasca panen. Di situ saya tergerak melakukan pelatihan dan pendampingan,” ungkapnya, Sabtu (20/10) kemarin.

Ida menyebut, kelompok yang dilatihnya antara lain KWT Mekar Abadi dan KWT Mawar Satu. Namun dalam perjalanannya, terdapat empat hingga lima kelompok yang ikut dalam pelatihan, simulasi, perencanaan produk, kemasan, dan pendampingan.

“Setelah dilakukan pelatihan, sekarang produk mereka sudah jadi dan siap dipasarkan. Tergantung keseriusan saja. Sekarang tinggal pendampingan dan evaluasi. Kapan saja kami dibutuhkan, KWT itu bisa konsultasi ke kami,” ucapnya.

Dari hasil pelatihan, dua kelompok yang didampingi Ida sukses menghasilkan produk berupa sirup dan selai berbahan dasar buah naga dan nanas. Jika telah memiliki izin, produk tersebut dapat dipasarkan secara luas.

Apabila dikalkulasi, modal dasar yang disediakan senilai Rp 60 ribu. Setelah diolah, akan menghasilkan keuntungan Rp 130 ribu atau 60 persen dari modal.

Dari segi pemasaran, warga tidak mengalami kesulitan. Pasalnya, KWT Mekar Abadi telah memiliki akses di kegiatan pameran. Selain itu, kelompok usaha itu acap menerima pesanan.

“Harapan saya, pendampingan ini tidak hanya selesai sampai pelatihan. Usaha mereka harus eksis. Tidak hanya selai dan sirup saja. Bisa saja dikembangkan usaha-usaha lain,” harapnya. (*/um)


BACA JUGA

Jumat, 28 Desember 2018 07:26

Raih Proper Emas 8 Kali Berturut-turut

JAKARTA – Badak LNG kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat…

Jumat, 28 Desember 2018 06:09

Mitra Binaan Pupuk Kaltim Promosi di Expo

BONTANG - Puluhan stan pelaku usaha ramaikan Pelangi Expo 2018,…

Kamis, 27 Desember 2018 11:21

Pelangi Expo 2018 Dibuka

BONTANG - Sebagai penutup rangkaian semarak HUT ke-41 Pupuk Kaltim,…

Rabu, 26 Desember 2018 21:54

Guru Tolak Wacana Ajar Dua Mapel

BONTANG – Usul Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy,…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:40

BPJS Ketenagakerjaan Optimalkan Layanan Via Aplikasi

TEKNOLOGI merupakan sarana utama untuk mempermudah hidup masyarakat dalam melakukan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:38
TNK

Ayo Ke Taman Nasional Kutai

LIBUR akhir tahun tak perlu jauh ke luar kota. Balai…

Jumat, 21 Desember 2018 18:29

Desa Sadar Jaminan Sosial Diresmikan

BONTANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bontang…

Kamis, 20 Desember 2018 18:05

Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi PreciPalm dan Petanipedia

PUPUK KALTIM kembangkan inovasi penerapan pertanian presisi sebagai langkah antisipasi…

Selasa, 18 Desember 2018 18:17

Lima Perwakilan Kelompok Tani Hutan Sumber Cahaya Ikut Pelatihan

BONTANG – Lima orang perwakilan Kelompok Tani Hutan Sumber Cahaya…

Senin, 17 Desember 2018 19:10

Gebyar Seni Wadahi Bakat Seniman Kota Bontang

  BONTANG - Perhelatan Gebyar Seni HUT ke-41 Pupuk Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*