MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 22 Oktober 2018 18:46
Pengelola Polder Kewalahan

Dijadikan Tempat Mabuk, Rawan Pencurian

BUTUH PERHATIAN: Bungkus obat batuk ditemukan di sejumlah semak di polder Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Polder di Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, kerap disalahgunakan. Lokasi itu ditengarai dijadikan wadah untuk mabuk-mabukkan dengan cara mengkonsumsi obat batuk dengan jumlah besar.

Yusuf, pengelola polder mengaku jenuh harus membersihkan sampah-sampah bungkus obat batuk setiap hari. Bahkan sudah menjadi rutinitasnya bersama dua rekannya usai jaga malam.

Penemuan bungkus seperti itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari baginya. Ia telah menandai sejumlah titik yang dianggap rawan. Namun sulit diamankan, jika jumlah remaja itu lebih banyak dari tim pengamananya.

Tim yang dibentuknya atas permintaan pedagang di areal polder ini hanya beranggotakan tiga orang. Pasalnya, pedagang sering mengeluhkan kehilangan barangnya. Sehingga permintaan pengamanan itu disanggupi oleh Yusuf, untuk mencegah pencurian dan penyalahgunaan polder.

"Rasanya setiap malam ada saja yang ngumpul di sini. Padahal pagar depan sudah kami tutup kalau lewat jam 10 malam. Tapi mereka sering tembus lewat jalan lain. Susah juga, kalau ditegur pasti melawan," ujarnya saat ditemui di kawasan polder, Minggu (21/10).

Lebih lanjut, pria yang menetap di Gang Damai ini mengeluhkan sulitnya penjagaan di kawasan ini.  Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Menurutnya hal ini sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah.

"Sudah setahun kami menjaga di sini. Sebenarnya pemerintah sempat menjanjikan menurunkan petugas keamanan sejak lima bulan lalu. Tapi sampai sekarang tidak ada," terangnya.

Ia meminta agar pemerintah tidak tinggal diam. Jika dibiarkan ditakutkan menimbulkan keributan antarremaja. “Kalau aparat yang turun mereka bisa saja takut. Tidak seperti kami yang hanya melakukan pengawasan," pungkasnya.

Yusuf juga berharap selain penertiban pada kawasan wisata alternatif tersebut, pedagang tidak menjual obat batuk secara berlebihan. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*