MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 22 Oktober 2018 19:55
Neni Tergiur Kerja Sama Pihak Ketiga

Pengelolaan Wisata Maritim, Prioritaskan Investor Lokal

PESONA WISATA: Pulau Segajah merupakan salah satu potensi pariwisata maritime yang dimiliki perairan Bontang. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap kawasan ini bisa dimaksimalkan dalam meningkatkan PAD.(FAHMI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG - Destinasi wisata kota Bontang belum sepenuhnya dikembangkan maksimal. Karena itu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melobi pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk membantu pengembangan wisata. Namun keterbatasan anggaran dan aturan, maka disarankan pengelolaan destinasi wisata diambil alih pihak ketiga.

Menanggapi hal itu, Neni akan memprioritaskan investor dari lokal Bontang. "Kalau ada peluang bisa dikelola pihak ketiga, seperti Pulau Segajah, maka saya sangat senang," jelas Neni saat mengunjungi Kemenpar belum lama ini.

Menurutnya banyak sekali investor yang tertarik mengelola destinasi wisata di Bontang. Mengingat Pemkot Bontang tak bisa menggelontorkan dana APBD untuk pengembangan wisata di Bontang.

Terutama khusus wisata maritim seperti Pulau Segajah dan Pulau Beras Basah. Di Kedua pulau tersebut kewenangannya berada di Provinsi Kaltim. Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Di dalam undang-undang itu disebutkan, lautan 0 sampai 12 mil menjadi kewenangan provinsi. "Dulu 0 sampai 4 mil masih jadi kewenangan daerah tetapi sekarang semua diambil alih provinsi," ungkapnya.

Merasa mendapat peluang bahwa destinasi wisata bisa diberikan ke pihak ketiga, Neni akan berupaya mencarikan investor dengan cara dilelang. Tetapi, pihaknya akan lebih memprioritaskan investor lokal Bontang.

"Namun tetap harus ada bagi hasilnya yang masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang," tegasnya. 

Sebelumnya, Asisten Deputi Destinasi Regional 2 Kemenpar RI, Reza Pahlevi mengatakan komitmen wali kota terkait pengembangan destinasi wisata di Bontang sangat luar biasa. Di sana terdapat dua industri besar, yang karyawannya banyak berasal dari luar daerah.

"Makanya upayakan uang yang mereka hasilkan bisa dihabiskan juga di Bontang, agar tidak dihabiskan di luar Bontang," ujarnya.

Reza meminta Pemkot Bontang mendorong investor untuk mengelola Pulau Segajah, Pulau Beras Basah. "Ajak pihak ketiga segera merintis pengembangan wisata, karena kalau pemerintah tidak fokus dan suka diabaikan," pungkasnya. (mga)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 19:43

Penanganan “Orang Gila” Rumit

BONTANG – Birokrasi penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) cukup…

Rabu, 21 November 2018 19:36
Bontang City Carnival

Untuk Sukseskan BCC dan Antisipasi Kemacetan, Sat Lantas Lakukan Pengalihan Arus

BONTANG – Selama Bontang City Carnaval (BCC) 2018, rencananya Satuan…

Rabu, 21 November 2018 19:35
Pesta Laut

Sambut Pimpinan Daerah di Pesta Laut, Siapkan 12 Jenis Kue Khas Kutai

BONTANG – Sebanyak 12 jenis kue khas Kutai bakal disajikan…

Rabu, 21 November 2018 19:34

Pemkot Diminta Siapkan Perencanaan Matang

BONTANG – Potensi kenaikan harga jelang Natal dan tahun baru…

Selasa, 20 November 2018 19:32

Tegakkan Aturan, Bongkar Reklame Ilegal

  BONTANG – Pemkot Bontang tak henti menertibkan reklame yang…

Selasa, 20 November 2018 19:27

Pengidap HIV dan AIDS Menurun

BONTANG – Jumlah pengidap HIV/AIDS atau ODHA selama setahun terakhir…

Selasa, 20 November 2018 19:24

Ini 16 Rekomendasi Bebas Banjir

BONTANG – Pansus Banjir DPRD menyelesaikan masa tugasnya. Pasalnya, Senin…

Senin, 19 November 2018 19:51

Gemetar Dapat Sepeda Motor

  GEMETAR dan terharu. Itulah ekspresi Fillia Afrida saat nomor…

Senin, 19 November 2018 19:49

Jalan Sehat Bontang Post Bertabur Hadiah

BONTANG – Ribuan masyarakat Kota Taman antusias mengikuti kegiatan Jalan…

Senin, 19 November 2018 19:47

Empat Tenaga Kerja Asing Ilegal Dipulangkan, Sebelumnya Kerja di PLTU di Bontang

BONTANG – Sebanyak empat tenaga kerja asing (TKA) ilegal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .