MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 23 Oktober 2018 20:33
Tambang Bukan Dalang Banjir

Akademisi: Bontang Banyak Rawa yang Jadi Permukiman

TINJAU LOKASI: Panitia khusus (pansus) banjir DPRD Bontang mengunjungi PT Indominco Mandiri, Senin (22/10) kemarin. Dari kunjungan tersebut, dipastikan aktivitas perusahaan tambang bukan penyebab banjir besar yang terjadi November tahun lalu.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, ockquote>

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang tanggul Indominco jebol. Karena kami tidak punya tanggul,”

Zainal Abidin

Kepala Administrasi PT Indominco Mandiri

 

BONTANG – Polemik mengenai permasalahan sumber penyebab banjir Bontang akhirnya terjawab. Dari hasil kunjungan lapangan yang dilakukan oleh panitia khusus (pansus) banjir DPRD Bontang, Senin (22/10) kemarin, memastikan aktivitas perusahaan tambang PT Indominco Mandiri (PT IMM) bukan biang kerok banjir dan penyumbang derasnya debit air menuju aliran sungai Bontang.

Kepala Administrasi PT IMM Zainal Abidin mengatakan, area perusahaan berada di luar aliran sungai Bontang. Kata dia, debit air justru mengarah ke aliran sungai Santan. Sehingga menurutnya mustahil jika dikabarkan PT IMM dalang banjir tahun lalu.

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang tanggul Indominco jebol. Karena kami tidak punya tanggul,” kata Zainal.

Bahkan lanjutnya, perusahaan melakukan penghitungan untuk volume air yang mengarah ke sungai Santan. Penghitungan rutin dilakukan oleh bagian mine planning. “Kami pun ukur jumlah air permukaan yang menuju sungai Santan,” tuturnya.

Dituturkannya pula, perusahaan diuntungkan dengan keberadaan di balik gunung. Sehingga struktur gunung dapat dijadikan tembok agar aliran air tidak menuju Bontang secara langsung.

Sementara, Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul) Thamrin membenarkan jika PT IMM bukan penyebab banjir Bontang. Adapun jalan yang terletak di  ST 15,500 pun sangat kecil untuk menyalurkan debit air.

“Dipastikan bukan dari perusahaan tambang, tetapi penyebabnya karena tata guna lahan di daerah aliran sungai Bontang dan dalam kota,” kata Thamrin.

Thamrin menjelaskan, di Bontang banyak rawa yang telah berubah fungsi menjadi permukiman. Debit air besar dari hulu pun mengalir deras ke hilir tanpa tempat persinggahan.

Menurutnya, perlu pengaturan lahan yang tidak diperbolehkan adanya pembangunan. Hal itu harus masuk dalam peraturan daerah rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Daerah kosong tidak boleh dibangun lagi. Jadi siapa yang bangun jangan diberi air, listrik, dan jalan,” ucapnya.

Berdasarkan kajiannya, lokasi pembangunan bendali agak rumit dengan kondisi daerah aliran sungai Bontang. Terdapat dua lokasi yang masing-masing memiliki sisi kelemahan, baik di Suka Rahmat maupun dekat Kanaan.

Jika di Suka Rahmat debit air yang tertampung bakal sedikit. Struktur daerah aliran sungai Bontang yang bercabang, membuat sedikit aliran air yang menuju bendungan nantinya. Secara otomatis, beberapa cabang aliran sungai Bontang tetap menuju ke tengah kota.

“Kalau dibangun di Kanaan, persoalannya bakal banyak aset negara yang terendam. Jalan Bontang-Samarinda bisa terendam satu kilometer lebih. Jalan pipa pun sama,” pungkasnya. (ak)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 09:37

Sarana Pendidikan Masih Terbatas

BONTANG–Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan sangat diperlukan. Fungsinya menunjang proses…

Rabu, 23 Januari 2019 09:25

Pemkot Bontang Bantah Banyak Pengangguran, Kata Wawali Cuma....

BONTANG–Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase membantah bahwa angka pengangguran…

Rabu, 23 Januari 2019 09:09

Tahap Kedua Dikucurkan Rp 12,5 Miliar

BONTANG–Pembangunan klinik rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berlanjut tahun…

Rabu, 23 Januari 2019 09:07

KPU Coret Kasdi dari DCT

BONTANG–KPU Bontang mencoret caleg Partai NasDem Kasdi dari daftar calon…

Rabu, 23 Januari 2019 09:01

Demi Efisiensi dan Efektivitas Pelayanan

BONTANG–Dua Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Bontang yakni…

Selasa, 22 Januari 2019 10:15

Fenomena Supermoon, Nelayan Tetap Melaut

BONTANG–Fenomena supermoon (posisi perigee atau jarak terdekat bulan pada bumi)…

Selasa, 22 Januari 2019 10:12

Kantor Kelurahan Tergenang, Kontraktor Bakal Dipanggil

BONTANG–Bangunan Kantor Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, telah berdiri…

Selasa, 22 Januari 2019 09:09

Batasi Penggunaan Smartphone

BONTANG–Smartphone atau telepon pintar, saat ini menjadi kebutuhan setiap orang.…

Selasa, 22 Januari 2019 09:03

Proyek Molor, Kontraktor Ditarget 20 Hari

BONTANG–Pembangunan dua lantai klinik rawat jalan RSUD Taman Husada belum…

Senin, 21 Januari 2019 11:53

Pajak Restoran Melonjak

BONTANG – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*