MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 23 Oktober 2018 20:33
Tambang Bukan Dalang Banjir

Akademisi: Bontang Banyak Rawa yang Jadi Permukiman

TINJAU LOKASI: Panitia khusus (pansus) banjir DPRD Bontang mengunjungi PT Indominco Mandiri, Senin (22/10) kemarin. Dari kunjungan tersebut, dipastikan aktivitas perusahaan tambang bukan penyebab banjir besar yang terjadi November tahun lalu.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, ockquote>

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang tanggul Indominco jebol. Karena kami tidak punya tanggul,”

Zainal Abidin

Kepala Administrasi PT Indominco Mandiri

 

BONTANG – Polemik mengenai permasalahan sumber penyebab banjir Bontang akhirnya terjawab. Dari hasil kunjungan lapangan yang dilakukan oleh panitia khusus (pansus) banjir DPRD Bontang, Senin (22/10) kemarin, memastikan aktivitas perusahaan tambang PT Indominco Mandiri (PT IMM) bukan biang kerok banjir dan penyumbang derasnya debit air menuju aliran sungai Bontang.

Kepala Administrasi PT IMM Zainal Abidin mengatakan, area perusahaan berada di luar aliran sungai Bontang. Kata dia, debit air justru mengarah ke aliran sungai Santan. Sehingga menurutnya mustahil jika dikabarkan PT IMM dalang banjir tahun lalu.

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang tanggul Indominco jebol. Karena kami tidak punya tanggul,” kata Zainal.

Bahkan lanjutnya, perusahaan melakukan penghitungan untuk volume air yang mengarah ke sungai Santan. Penghitungan rutin dilakukan oleh bagian mine planning. “Kami pun ukur jumlah air permukaan yang menuju sungai Santan,” tuturnya.

Dituturkannya pula, perusahaan diuntungkan dengan keberadaan di balik gunung. Sehingga struktur gunung dapat dijadikan tembok agar aliran air tidak menuju Bontang secara langsung.

Sementara, Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul) Thamrin membenarkan jika PT IMM bukan penyebab banjir Bontang. Adapun jalan yang terletak di  ST 15,500 pun sangat kecil untuk menyalurkan debit air.

“Dipastikan bukan dari perusahaan tambang, tetapi penyebabnya karena tata guna lahan di daerah aliran sungai Bontang dan dalam kota,” kata Thamrin.

Thamrin menjelaskan, di Bontang banyak rawa yang telah berubah fungsi menjadi permukiman. Debit air besar dari hulu pun mengalir deras ke hilir tanpa tempat persinggahan.

Menurutnya, perlu pengaturan lahan yang tidak diperbolehkan adanya pembangunan. Hal itu harus masuk dalam peraturan daerah rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Daerah kosong tidak boleh dibangun lagi. Jadi siapa yang bangun jangan diberi air, listrik, dan jalan,” ucapnya.

Berdasarkan kajiannya, lokasi pembangunan bendali agak rumit dengan kondisi daerah aliran sungai Bontang. Terdapat dua lokasi yang masing-masing memiliki sisi kelemahan, baik di Suka Rahmat maupun dekat Kanaan.

Jika di Suka Rahmat debit air yang tertampung bakal sedikit. Struktur daerah aliran sungai Bontang yang bercabang, membuat sedikit aliran air yang menuju bendungan nantinya. Secara otomatis, beberapa cabang aliran sungai Bontang tetap menuju ke tengah kota.

“Kalau dibangun di Kanaan, persoalannya bakal banyak aset negara yang terendam. Jalan Bontang-Samarinda bisa terendam satu kilometer lebih. Jalan pipa pun sama,” pungkasnya. (ak)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 19:43

Penanganan “Orang Gila” Rumit

BONTANG – Birokrasi penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) cukup…

Rabu, 21 November 2018 19:36
Bontang City Carnival

Untuk Sukseskan BCC dan Antisipasi Kemacetan, Sat Lantas Lakukan Pengalihan Arus

BONTANG – Selama Bontang City Carnaval (BCC) 2018, rencananya Satuan…

Rabu, 21 November 2018 19:35
Pesta Laut

Sambut Pimpinan Daerah di Pesta Laut, Siapkan 12 Jenis Kue Khas Kutai

BONTANG – Sebanyak 12 jenis kue khas Kutai bakal disajikan…

Rabu, 21 November 2018 19:34

Pemkot Diminta Siapkan Perencanaan Matang

BONTANG – Potensi kenaikan harga jelang Natal dan tahun baru…

Selasa, 20 November 2018 19:32

Tegakkan Aturan, Bongkar Reklame Ilegal

  BONTANG – Pemkot Bontang tak henti menertibkan reklame yang…

Selasa, 20 November 2018 19:27

Pengidap HIV dan AIDS Menurun

BONTANG – Jumlah pengidap HIV/AIDS atau ODHA selama setahun terakhir…

Selasa, 20 November 2018 19:24

Ini 16 Rekomendasi Bebas Banjir

BONTANG – Pansus Banjir DPRD menyelesaikan masa tugasnya. Pasalnya, Senin…

Senin, 19 November 2018 19:51

Gemetar Dapat Sepeda Motor

  GEMETAR dan terharu. Itulah ekspresi Fillia Afrida saat nomor…

Senin, 19 November 2018 19:49

Jalan Sehat Bontang Post Bertabur Hadiah

BONTANG – Ribuan masyarakat Kota Taman antusias mengikuti kegiatan Jalan…

Senin, 19 November 2018 19:47

Empat Tenaga Kerja Asing Ilegal Dipulangkan, Sebelumnya Kerja di PLTU di Bontang

BONTANG – Sebanyak empat tenaga kerja asing (TKA) ilegal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .