MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 07 November 2018 18:24
Harga Ancur-Ancuran, Warga Bakar Tandan Buah Sawit

Harga Sawit Terjun Bebas, Dihargai Hanya Rp 400

TERBAKAR: Ini merupakan TBS yang dibakar warga Teluk Pandan.(Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA- Harga buah sawit atau Tandan Buah Segar (TBS) terjun bebas. Harganya turun drastis. Kini, perusahaan hanya mampu membeli Rp 400 per kilo. Padahal sebelumnya, berkisar Rp 1.000-Rp 1.500 per kilo.

Melihat kenyataan ini, banyak petani yang mengeluh. Mereka marah besar. Seperti yang terjadi di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Kutim.

Buah yang sudah laik panen, bukannya dijual, akan tetapi ditumpuk menjadi satu lalu dibakar. Aksi tersebut dilakukan karena kekecewaan warga terhadap harga pasar yang merugikan petani.

"Opsinya ialah membakar TBS.  Dari pada dijual dengan harga Rp 400 per kilo, mending dibakar," kata Hasbudi salah seorang warga.

Aksi kekecewaan ini tidak hanya di Teluk Pandan, ternyata terjadi di beberapa kecamatan. Salah satunya  di Tepian Langsat Kecamatan Bengalon, Kutim.

"Jadi tidak hanya petani sawit di sekitar Teluk Pandan saja, Tepian Langsat juga," katanya.

Untuk merespon hal ini, pihaknya akan membuat surat ke DPRD untuk membicarakan hal tersebut. Warga meminta solusi terbaik mengenai harga TBS. Sebab, jika dibiarkan saja, maka petani semakin merugi.

"Sudah saya buat surat ke DPRD. Penjadwalannya Tanggal 22 (November) hari kamis jam 09.00 WITA," katanya.

Untuk diketahui, turunnya harga sawit memang menjadi tamparan keras buat petani. Banyak petani yang mengeluh. Ada yang membiarkan, membakar, dan ada pula yang terpaksa menjual meskipun dengan harga murah.

Semua berharap, pemerintah turun tangan. Mencari solusi atas permasalahan ini.

"Kami meminta pemerintah tak hanya diam. Berikan solusi. Sehingga petani tak rugi. Sebab jika dihitung, ongkos panen, angkut, dan perawatan jauh lebih besar dibandingkan hasil penjualan jika harganya hanya Rp 400," kata Arif, warga lainnya. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 18:36

Galeri Butuh Suntikan Dana

SANGATTA – Minimnya anggaran, menjadi alasan “terbengkalai”-nya galeri yang menyimpan…

Sabtu, 17 November 2018 18:33
Porprov Kaltim 2018

Atlet Pelajar Tak Ada Libur Khusus, Tetap Kerjakan Tugas usai Porprov

SANGATTA - Guna meningkatkan kemampuan untuk berlaga di Pekan Olahraga…

Sabtu, 17 November 2018 18:31

Puluhan “Wanita Malam” Terjaring Tanpa Identitas

SANGATTA – Sekitar dua puluh “wanita malam” tanpa identitas terjaring…

Jumat, 16 November 2018 18:27

ALHAMDULILLAH..!! Gaji Guru di Pedalaman Ditambah

SANGATTA - Banyak yang mengatakan guru merupakan pahlawan tanpa tanda…

Jumat, 16 November 2018 18:25

Pemadat dan Pengedar Sabu Diciduk

SANGATTA- Dua pemuda terpaksa merasakan dinginnya lantai penjara. Pasalnya, keduanya…

Jumat, 16 November 2018 18:22

Perizinan Berbasis Online Dikeluhkan

SANGATTA- Sistem Online Single Submission (OSS) yang dianggap mempercepat, disebut-sebut malah…

Kamis, 15 November 2018 18:13

Karangan Kini Punya Pasar Rakyat

SANGATTA - Kecamatan Karangan terus berbenah. Meskipun jauh di pedalaman,…

Kamis, 15 November 2018 18:04

Prioritaskan Pegawai yang Lama Mengabdi

SANGATTA - Pemkab Kutim memprioritaskan pegawai honorer yang telah lama…

Rabu, 14 November 2018 18:26
Porprov Kaltim 2018

Sangkulirang Venue Open Water Swimming

SANGATTA - Salah satu olahraga yang bakal dipertandingakan dalam Porprov…

Rabu, 14 November 2018 18:22

Tahun Depan TK2D Dihapus

SANGATTA - Banyaknya Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang gagal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .