MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 15 November 2018 19:21
Penghunian Rumah Nelayan Molor
Maksi Dwiyanto(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Penghunian rumah nelayan yang terletak di samping perumahan Korpri Bontang Lestari belum dilakukan. Pasalnya, hingga kini masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Padahal wacana penghuniaan sudah digaungkan sejak setelah Idul Fitri, Juni silam.

Dikatakan Maksi Dwiyanto selaku Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP), dirinya telah mendapat surat dari kementerian untuk penggunaan sementara. Dengan nomor UM 0402-DR/62 tertanggal 17 Januari. Namun surat tersebut harus ditelaah terlebih dahulu.

“Setelah ditelaah harus dijawab. Nantinya tim dari kementerian akan turun untuk merespon kesiapan penghunian,” kata Maksi.

Diperkirakan, proses penghunian baru dapat dilakukan awal tahun 2019. Akan tetapi sebelumnya teknis penghunian sendiri akan diatur dalam peraturan wali kota.

Saat ini, DPKPP telah melakukan inventarisasi calon penghuni. Dari 50 lebih calon yang telah terverifikasi sejumlah 30 orang. Sementara jumlah bangunan di rumah nelayan ialah 50 unit. Artinya slot 20 bangunan yang belum berpenghuni.

“Nanti begitu sudah dibuka pasti akan ramai,” ujarnya.

Calon penghuni ke depan tidak dipungut biaya selama tinggal. Hanya saja, wajib membayar tanggungan pribadi seperti kebutuhan listrik, air, dan retribusi sampah. Adapun ukuran rumah ialah 10x20 meter. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur.

Maksi menjelaskan kriteria yang wajib dimiliki calon penghuni ialah profesi sebagai nelayan. Baik itu nelayan tangkap maupun tambak.Selain itu, pada umumnya hunian calon penghuni sudah tidak laik. Sehingga pemerintah memberikan tawaran untuk penghunian sementara di rumah nelayan.

“Konteksnya rumah nelayan itu dipinjamkan, menempati hingga masanya selesai yakni selama tiga tahun,” ucapnya.

Seluruh dari calon penghuni yang terverifikasi berasal dari Bontang Lestari. Dikatakan Maksi, peminjaman hunian ini bertujuan agar calon penghuni mengumpulkan modal. Sembari melakukan pembangunan di huniannya masing-masing.

“Karena mereka menduduki daerah yang tidak mungkin diterbitkan sertifikat, sehingga tidak bisa dijual-belikan. Sementara membangun mereka disitu dulu,” tuturnya. (ak)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:29

Wali Kota Dorong Stitek Jadi PTN

BONTANG – Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan.…

Jumat, 17 Mei 2019 10:07

SERBUU..!! Dapat Jatah Tambahan 1.362 Tiket Kapal

BONTANG–Kabar gembira bagi pemudik Lebaran tahun ini yang menggunakan moda…

Jumat, 17 Mei 2019 10:06

Apresiasi Pemilu Berjalan Aman

BONTANG–Dalam rangka agenda safari Ramadan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Subiyanto dan…

Jumat, 17 Mei 2019 10:05

Tiga Pelajar Raih Nilai Sempurna

BONTANG–Prestasi akademik kembali diraih pelajar Kota Taman. Berdasarkan hasil ujian…

Kamis, 16 Mei 2019 10:26

Uang Pengganti Rp 1 Miliar Disetor Kas Negara

BONTANG - Kejari Bontang menyerahkan uang pengganti Rp 1 miliar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*