MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 15 November 2018 19:21
Penghunian Rumah Nelayan Molor
Maksi Dwiyanto(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Penghunian rumah nelayan yang terletak di samping perumahan Korpri Bontang Lestari belum dilakukan. Pasalnya, hingga kini masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Padahal wacana penghuniaan sudah digaungkan sejak setelah Idul Fitri, Juni silam.

Dikatakan Maksi Dwiyanto selaku Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP), dirinya telah mendapat surat dari kementerian untuk penggunaan sementara. Dengan nomor UM 0402-DR/62 tertanggal 17 Januari. Namun surat tersebut harus ditelaah terlebih dahulu.

“Setelah ditelaah harus dijawab. Nantinya tim dari kementerian akan turun untuk merespon kesiapan penghunian,” kata Maksi.

Diperkirakan, proses penghunian baru dapat dilakukan awal tahun 2019. Akan tetapi sebelumnya teknis penghunian sendiri akan diatur dalam peraturan wali kota.

Saat ini, DPKPP telah melakukan inventarisasi calon penghuni. Dari 50 lebih calon yang telah terverifikasi sejumlah 30 orang. Sementara jumlah bangunan di rumah nelayan ialah 50 unit. Artinya slot 20 bangunan yang belum berpenghuni.

“Nanti begitu sudah dibuka pasti akan ramai,” ujarnya.

Calon penghuni ke depan tidak dipungut biaya selama tinggal. Hanya saja, wajib membayar tanggungan pribadi seperti kebutuhan listrik, air, dan retribusi sampah. Adapun ukuran rumah ialah 10x20 meter. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur.

Maksi menjelaskan kriteria yang wajib dimiliki calon penghuni ialah profesi sebagai nelayan. Baik itu nelayan tangkap maupun tambak.Selain itu, pada umumnya hunian calon penghuni sudah tidak laik. Sehingga pemerintah memberikan tawaran untuk penghunian sementara di rumah nelayan.

“Konteksnya rumah nelayan itu dipinjamkan, menempati hingga masanya selesai yakni selama tiga tahun,” ucapnya.

Seluruh dari calon penghuni yang terverifikasi berasal dari Bontang Lestari. Dikatakan Maksi, peminjaman hunian ini bertujuan agar calon penghuni mengumpulkan modal. Sembari melakukan pembangunan di huniannya masing-masing.

“Karena mereka menduduki daerah yang tidak mungkin diterbitkan sertifikat, sehingga tidak bisa dijual-belikan. Sementara membangun mereka disitu dulu,” tuturnya. (ak)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 19:55

Jumlah DPT Berkurang 250 Suara

BONTANG – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bontang untuk Pemilu 2019…

Rabu, 12 Desember 2018 19:54

Pemkot Diminta Siapkan Lapangan Kerja

“Saat ini lapangan pekerjaan begitu sulit. Dengan memberikan lapangan pekerjaan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:53

Pastikan KTP-el Rusak Tak Tercecer

BONTANG – Maraknya pemberitaan mengenai penemuan blanko Kartu Tanda Penduduk…

Rabu, 12 Desember 2018 19:52

Perda RTRW Molor Lagi

BONTANG – Pengesahan raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) molor…

Rabu, 12 Desember 2018 19:50
Info CPNS

Tahap Akhir Seleksi CPNS Bontang

BONTANG – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) rampung dilaksanakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 18:32

YES..!! Kilang GRR Dibangun 2020

BONTANG – Pembangunan proyek kilang grass root refinery (GRR) atau…

Selasa, 11 Desember 2018 18:29
Info CPNS

Tes SKB Digelar Hari Ini

BONTANG – Sebanyak 367 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).…

Senin, 10 Desember 2018 18:56

Pembalap Liar Terancam Sanksi Pidana

BONTANG – Aksi balap liar buat geleng-geleng kepala. Meski banyak…

Senin, 10 Desember 2018 18:55
Hari Anti Korupsi Internasional

Kejari Ajak Warga Perangi Korupsi

BONTANG – Korupsi sudah menjadi musuh bersama. Perlu kerja sama…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:53

UMK Bontang Diketok Rp 2,9 Juta

BONTANG – Gubernur Kaltim menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Bontang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .