MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Senin, 19 November 2018 19:27
Alphad “Dibui”, Gerindra Bakal Dirugikan
FOTO WAJAH: Budiman Chosiah(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penahanan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif masih menjadi topik hangat yang diperbincangkan masyarakat di Kota Tepian. Di tengah tahapan pemilu yang sedang berlangsung, penahanan itu dapat menjadi bumerang bagi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Pasalnya, Alphad tercatat sebagai calon anggota legislatif dari partai besutan Prabowo Subianto itu. Dia tercatat dalam daftar calon tetap (DPT) di daerah pemilihan Samarinda Ilir. Posisi tersebut berpotensi menggerus perolehan suara partai yang berlambang burung garuda itu.

Pengamat politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Budiman Chosiah menyebut, tahapan pemilu yang tinggal menghitung bulan, membuat kasus Alphad membawa efek domina bagi Partai Gerindra.

Karenanya, Partai Gerindra disarankan menjelaskan pada publik terkait posisi mantan anggota Partai Golongan Karya (Golkar) itu. Caranya, masyarakat diberikan pemahaman bahwa kasus yang dialami Alphad tidak ada kaitannya dengan partai yang digunakannya untuk perahu politik. “Kalau  tidak begitu, bisa saja citra buruk juga akan didapatkan Gerindra,” katanya belum lama ini.

Apabila memungkinkan diganti, pimpinan partai tersebut dapat mempertimbangkan penggantian Alphad sebagai calon anggota legislatif. Opsi tersebut dapat diambil jika Gerindra ingin mengamankan perolehan suara di Samarinda Ilir.

“Tergantung ketua partai saja nanti. Kalau kasusnya berproses di kepolisian, kemudian pencalonan tetap berjalan, maka itu bisa mengganggu perolehan suara,” tuturnya.

Sebelumnya, kasus hukum yang menjerat Alphad bergulir di meja hijau. Berkas hukum politisi Partai Gerindra itu telah dilimpahkan Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Jumat (16/11) lalu.

Berita acara pemeriksaan (BAP) kasus dugaan penipuan dan penggelapan Alphad dilimpahkan di Kejari sekira pukul 08.00 Wita. Pelimpahan dan pemeriksaan Alphad kemarin mendapat penjagaan ketat dari belasan kepolisian dengan senjata lengkap.

Alphad sendiri hadir di acara pemeriksaan itu menggunakan baju oranye dan didampingi beberapa orang kuasa hukumnya. Mantan politisi Partai Golkar itu menjalani pemeriksaan sekitar satu jam. Karena sekitar pukul 09.00 Wita, Alphad terlihat telah keluar dengan dikawal penjaga untuk kemudian bermalam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Sempaja.

Anggota Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Dwinanto Agung Wibowo membenarkan, kasus Alphad telah resmi dilimpahkan kepada pihaknya. “Alphad Syarif dijerat KUHP pasal 378 dan 372 dengan tuntutan penipuan dan penggelapan,” ungkap dia.

Kata dia, BAP yang telah dilimpahkan tersebut selanjutkan akan dipelajari dulu sebelum nantinya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Dalam kasus ini sendiri, tim JPU merupakan gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejari Samarinda.

“Setelah dilimpahkan kepada kami, proses hukum selanjutnya akan dilimpahkan kepada PN untuk penjadwalan persidangan,” kata dia. (*/um)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 18:27

Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

<p style="text-align: justify;"><strong>SANGATTA &ndash;</strong> Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*