MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Rabu, 21 November 2018 19:23
Tak Tahu Ada Paripurna Tatib Wawali, Siswadi: Saya Tugas Luar Kota
Siswadi(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Agenda rapat paripurna mengenai pengesahan Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda yang harusnya digelar pada Senin (19/11) lalu berujung pembatalan. Hal ini dikarenakan tidak adanya unsur pimpinan di DPRD Samarinda yang dapat memimpin jalannya rapat paripurna tersebut.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Siswadi mengaku, saat itu dirinya ada kegiatan lain sehingga harus segera berangkat ke luar kota. Selain itu, ia tidak mengetahui adanya agenda paripurna pengesahan tatib wawali usai paripurna yang ia pimpin sebelumnya.

“Makanya saya buru-buru ke luar ruang rapat. Karena ada dinas ke luar daerah dan pesawat saya berangkat pukul 18.00 Wita,” kata Siswadi, Selasa (20/11) kemarin.

Ia mengaku, kala itu ia sempat memimpin sebentar paripurna penggantian antar waktu (PAW) yang diselenggarakan tepat sebelum agenda paripurna tatib wawali dilaksanakan. Namun, sebenarnya dia tidak dalam posisi memimpin rapat paripurna tersebut.

Dikarenakan unsur pimpinan lain tidak ada, sehingga ia pun mau tidak mau menyempatkan diri memimpin paripurna PAW. “Akhirnya saya putuskan memimpin sebentar. Apalagi tamu undangan sudah datang semua,” tutur dia.

Kendati demikian, politisi PDI Perjuangan ini meyakinkan, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena paripurna pengesahan tatib wawali akan dijadwalkan ulang. “Saya akan meminta agar badan musyawarah mengagendakan rapat paripurna ulang. Yang jelas akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sedangkan unsur pimpinan lainnya, yakni Helmi Abdullah dan Sukamto, sampai berita ini diterbitkan belum dapat dimintai keterangan.

Terpisah, Wakil Ketua DPC PKS Samarinda, Mursyid Abdul Rasyid mengatakan, apabila paripurna berhasil disahkan pada Senin lalu, maka tahap selajutnya pihaknya akan  mendorong panitia kecil untuk bekerja secara teknis.

Apalagi, dalam hal ini panitia kecil yang akan dipimpin Joha Fajal itu memiliki wewenng mendesak wali kota agar duduk bersama dengan seluruh pimpinan partai politik pengusung membicarakan mengenai dua nama calon wawali yang nantinya akan diusulkan.

“Selama ini kan, itu saja proses yang ditunggu. Sesuai dengan amanat undang-undang,wali kota harus mengajukan dua nama. Tidak boleh mengirim tiga nama,” tandas dia. (*/dev)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 18:27

Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

<p style="text-align: justify;"><strong>SANGATTA &ndash;</strong> Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*