MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 01 Desember 2018 19:17
Sidrap
Miriis..! 40 Tahun Daerah Ini Tak Tersentuh Pembangunan

Warga Sambut Baik Kebijakan Gubernur Soal Sidrap

BELUM TERSENTUH: Kondisi jalanan di wilayah Sidrap yang diakui warga tak mendapat bantuan dari Pemkot Bontang dan Kabupaten Kutim akibat sengketa tapal batas.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Warga yang berdomisili di wilayah Sidrap menyatakan 40 tahun sejak ditinggali, di daerahnya tak pernah mendapatkan perhatian pemerintah. Hal ini buntut ketidakjelasan status wilayah Sidrap, masuk Bontang atau Kutai Timur (Kutim).

Edy Setiawan, Ketua RT 24 Kelurahan Guntung yang masuk wilayah Sidrap mengucapkan terima kasih atas kebijakan gubernur. Karena sudah 40 tahun sejak dirinya menjadi warga Sidrap, tak pernah mendapat hak seperti warga lainnya. “Jika memang mau dimasukkan menjadi wilayah Bontang, artinya semua infrastruktur di Sidrap mulai bisa tersentuh pemerintah,” jelas Edy.

Yang paling memprihatinkan kata Edy jalanan di wilayah Sidrap tak ada yang mulus. Semua masih beralaskan tanah uruk yang akan becek ketika hujan. “Kami biasanya swadaya untuk memperbaiki akses jalan di wilayah kami. Tetapi memang tak ada perubahan yang berarti. Karena setiap hujan tetap jalanan akan becek,” paparnya.

Bukan hanya jalanan yang jauh dari kata layak, berbagai fasilitas umum pun sama. Mulai dari layanan kesehatan, sekolah, hingga jaminan sosial dari Kemensos yang tak bisa dinikmati masyarakat Sidrap. Belum lagi, kebutuhan pokok seperti air bersih yang tak bisa dinikmati. “Selama ini, masyarakat Sidrap ambil air dari PT Pupuk Kaltim, ada yang ngambil di RS Pupuk Kaltim,  juga Hotel Equator,” ungkap Edy.

Hak lain yang tak di dapat oleh warga Sidrap yaitu lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibangun di luar wilayah Sidrap. “Kami juga tak ada yang mendapat bantuan beras sejahtera serta KIS, bahkan selama 5 tahun saya sebagai RT tak pernah dapat insentif,” imbuhnya.

Edy merincikan jumlah RT di Sidrap yakni 7 RT. Satu RT bisa memiliki ratusan KK. Tapi ada satu RT yang masuk wilayah Kutim walaupun hanya terdapat 5 KK. “Mereka ingin dapat beras murah, makanya KTP Kutim. Tapi kalau infrastruktur sama saja,” ujarnya.

Mata pencarian warga Sidrap rata-rata berkebun dan bertani. Sehingga bagi mereka mendapat bantuan beras murah sangatlah berarti. “Ada memang beberapa karyawan swasta. Makanya pernyataan gubernur kemarin menurut kami titik terang untuk Sidrap. Karena kami sangat berharap masuk Bontang, agar menjadi warna negara sejati tidak lagi di wilayah sengketa,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum RT Sidrap Yohanis. Pernyataan gubernur bakal disambut baik warga Sidrap. Karena sudah puluhan tahun berjuang agar Sidrap masuk Bontang. mengingat banyaknya pelayanan yang tidak dapat dinikmati warga Sidrap. “Kalau sudah masuk Bontang, diharapkan warga Sidrap tak lagi dibedakan oleh pemkot,” tukasnya. (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*