MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 06 Desember 2018 18:56
Disdukcapil Cegah Kecolongan Administrasi

Sistem Blokir Data dari Pusat

Yanuar HPLA.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim sangat sigap untuk mengantisipasi adanya Nomor Induk Kependudukan (NIK) baru pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).

Kepala Disdukcapil Kutim, Yanuar HPLA mengatakan, di organisasi perangkat daerah (OPD)-nya tidaklah dapat melakukan penyelewengan. Mengingat komando langsung dari pusat.

Saat ditemui di kantor bupati, Rabu (5/11), dirinya menjelaskan perihal perekaman hingga pencetakan KTP-El harus melalui prosedural yang benar. Jika didapati hal yang tidak sesuai, maka sistem akan otomatis memblokir.

"Di tempat kami saja jika ada penyelewengan, langsung di blokir oleh pusat. Saya yang langsung di tegur," katanya.

Menurutnya, penyelewengan KTP-El bisa dengan mudah dideteksi. Terlebih jika munculnya NIK baru yang digunakan oleh Warga Negara Asing (WNA), bisa dengan menyelidiki nada dan tata bahasa pelaku.

"Jangan sampai jadi hoaks. Misal ada penyelewengan WNA jadi WNI, apalagi mereka tidak bisa bahasa Indonesia, harus dicurigai. Jangan sampai ada NIK baru muncul, kami lagi yang kena," tuturnya.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kepemilikan KTP abal-abal. Sehingga bagi warga yang datang untuk melakukan perekaman dalam pembuatan kartu tanda penduduk, akan diproses selama data diri yang bersangkutan ada di dalam database disdukcapil. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*