MANAGED BY:
RABU
20 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 19 Desember 2018 17:19
BPJS Sebut Klaim RSUD Tak Teratur

Terkait Tuduhan Memiliki Utang Rp 12 Miliar

Nurlia(Dhedy /Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA- BPJS Kesehatan Kutim, cukup risih atas pemberitaan yang tengah beredar viral belakangan ini. Dalam berita tersebut, BPJS dituduh memiliki utang sebesar Rp 12 miliar kepada RSUD Kudungga.

Dikatakan Kepala BPJS Kutim Nurlia, BPJS memang memiliki utang kepada RSUD. Akan tetapi, utang tersebut terhitung sejak 2016 sampai 2018 ini. Bukan membeludak di 2018. Seharusnya kata Lia, klaim diajukan ke BPJS secara rutin dan teratur oleh manajemen RSUD.

"Utang klaim RSUD Kudungga adalah klaim susulan bulan pelayanan sejak tahun 2016 sampai dengan 2018. Utang tersebut baru diajukan oleh RSUD Kudungga di akhir tahun 2018," ujar Kepala BPJS Kutim, Nurlia.

Pihaknya pun tengah melakukan proses komunikasi lanjutan dengan RSUD. Tentu saja untuk membicarakan masalah besaran utang BPJS tersebut.

"Kami masih proses konfirmasi ke RSUD Kudungga terlebih dahulu ke Direktur RS dan manajemen bidang terkait. Apakah benar tunggakan pembayaran klaimnya sebesar itu," katanya.

Sebelumnya disebutkan, utang BPJS kepada RSUD sebesar 12 miliar. Hal ini terungkap dari lisan Dirut RSUD Kudungga Anik Istiandari saat memberikan laporan ke Wakil Bupati Kutim dalam rapat mingguan, di Ruang Meranti, Senin, (17/12). 

Tentu saja hal ini membuat dirinya mengeluh.  Apalagi, pihakanya sudah beberapa kali melakukan penagihan namun tak mendapatkan  jawaban yang memuaskan. "Selalu mendapat jawaban sedang diproses," keluh Anik.

Di mengaku, tagihan yang dibayarkan 2018 ini, hanya sampai April. Akan tetapi  pada Mei hingga pertengahan Desember tak kunjung dilunasi. "Makanya sampai  Rp 12 Miliar," katanya.

Jika utang BPJS Kesehatan tak kunjung  dibayar, maka akan mengganggu  proses pelayanan di RSUD. "Karena tidak bisa membeli obat untuk para pasien. Obat itu, tidak bisa diutang. Tetapi  kami tetap harus memberi pelayanan sebagai rumah sakit rujukan,” katanya. (dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:46

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*