MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SOCIETY & LENSA

Kamis, 20 Desember 2018 18:05
Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi PreciPalm dan Petanipedia
SOLUSI MODEL BISNIS BARU: Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman bersama Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho saat menghadiri soft launching platform PreciPalm, Selasa lalu.(HUMAS PUPUK KALTIM)

PROKAL.CO, PUPUK KALTIM kembangkan inovasi penerapan pertanian presisi sebagai langkah antisipasi disrupsi industri. Berupa pemanfaatan teknologi informasi pada sistem pengelolaan pertanian untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta mengolah informasi keragaman spasial dan temporal pada lahan. Hal itu direalisasikan Pupuk Kaltim dengan soft launching platform PreciPalm (Precision Agriculture Platform for Oil Palm) dan portal Petanipedia, di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/12).

Dalam sambutannya, Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho menyampaikan, PreciPalm menjadi rekomendasi Pupuk Kaltim untuk pemupukan lahan perkebunan sawit, selaku pangsa pupuk nonsubsidi terbesar saat ini. Platform ini dinilai lebih unggul karena menggunakan pemodelan matematis berbasis geostatis dengan akurasi tinggi. Serta dapat mengukur status unsur hara makro N (Nitrogen), P (Phospate), K (Kalium) dan Mg (Magnesium), berdasarkan warna daun tanaman sawit melalui citra satelit. “Hasil penelitian dilakukan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), sebagai dasar penentuan dosis rekomendasi pemupukan dan peta kesuburan lahan dalam waktu cepat,” tuturnya.

Pertanian presisi, dinilai Satriyo sebagai solusi model bisnis baru penjualan pupuk, sekaligus meningkatkan daya tarik serta daya saing produk pupuk nasional. Solusi ini juga merupakan bagian strategi transformasi bisnis berbasis teknologi digital yang diusung konsep industri 4.0. “Langkah pertanian presisi juga merupakan upaya efektif untuk mendapat keuntungan optimal dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Satriyo.

Hal itu melihat perhitungan dosis data Statistik Perkebunan Indonesia dengan potensi kebutuhan pupuk kelapa sawit secara nasional untuk NPK mencapai 3,1 juta ton per tahun dan Urea 2,3 juta ton per tahun. Sementara kapasitas produksi Pupuk Kaltim jenis NPK mencapai 350 ribu ton dan Urea 3,4 juta ton per tahun. “Tingginya kebutuhan pupuk pada sektor kelapa sawit menjadi peluang Pupuk Kaltim dalam meningkatkan penetrasi pasar di sektor perkebunan secara prospektif,” kata Satriyo.

Tidak hanya soft launching, Pupuk Kaltim juga mengadakan sharing session yang menghadirkan keynote speaker Rektor IPB Dr. Arif Satria SP M.Si., Guru Besar Teknik Teknologi Komputer IPB Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc., dan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Ir. Joko Supriyono, MM. Pada paparannya, Kudang Boro Seminar menyebut pesatnya perkembangan Agriculture 4.0 sebagai revolusi teknologi pertanian masa depan, menuntut adanya pengembangan inovasi yang sejalan dengan Digitalisasi Industri 4.0.

“Hal itu menjadi dasar terwujudnya inovasi PreciPalm Pupuk Kaltim bekerjasama dengan IPB, sebagai konsep pertanian cerdas (smart farming) atau precision agriculture untuk optimalisasi peningkatan hasil pertanian secara kualitas dan kuantitas dengan efisiensi penggunaan sumber daya,” terangnya.

Joko Supriyono membahas berbagai tantangan dan prospek industri kelapa sawit nasional di era digital. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengedukasi petani agar mampu memaksimalkan potensi lahan dengan baik. Sedangkan Arif Satria membahas tentang Agriculture 4.0. Arif membahas tuntas terkait perkembangan Industrial 4.0 Concept and the Role IPB Aplication Agriculture 4.0.

Platform lain yang juga di-launching adalah Petanipedia. Digagas Pupuk Kaltim sebagai wadah edukasi bagi masyarakat terkait penerapan pertanian presisi, dengan pengembangan portal knowledge sharing dapat diakses melalui www.petanipedia.id. Petanipedia dikelola dalam wadah community of practice yang kompeten di bidangnya dengan fokus lebih memberdayakan masyarakat petani di Indonesia.

“Dengan dua program ini, Pupuk Kaltim targetkan mampu meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui penerapan pertanian presisi berbasis teknologi pengolahan citra satelit, serta memberi solusi dan rekomendasi pemupukan yang cepat, tepat dan efisien,” pungkas Satriyo. (*/vo/nav/ra/adv)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 11:06

Green Avenue Hadir di Pelangi Expo 2018

BONTANG-  Gaung Pelangi Expo tak hanya di Bontang saja. Beberapa…

Jumat, 28 Desember 2018 07:26

Raih Proper Emas 8 Kali Berturut-turut

JAKARTA – Badak LNG kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat…

Jumat, 28 Desember 2018 06:09

Mitra Binaan Pupuk Kaltim Promosi di Expo

BONTANG - Puluhan stan pelaku usaha ramaikan Pelangi Expo 2018,…

Kamis, 27 Desember 2018 11:21

Pelangi Expo 2018 Dibuka

BONTANG - Sebagai penutup rangkaian semarak HUT ke-41 Pupuk Kaltim,…

Rabu, 26 Desember 2018 21:54

Guru Tolak Wacana Ajar Dua Mapel

BONTANG – Usul Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy,…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:40

BPJS Ketenagakerjaan Optimalkan Layanan Via Aplikasi

TEKNOLOGI merupakan sarana utama untuk mempermudah hidup masyarakat dalam melakukan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:38
TNK

Ayo Ke Taman Nasional Kutai

LIBUR akhir tahun tak perlu jauh ke luar kota. Balai…

Jumat, 21 Desember 2018 18:29

Desa Sadar Jaminan Sosial Diresmikan

BONTANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bontang…

Kamis, 20 Desember 2018 18:05

Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi PreciPalm dan Petanipedia

PUPUK KALTIM kembangkan inovasi penerapan pertanian presisi sebagai langkah antisipasi…

Selasa, 18 Desember 2018 18:17

Lima Perwakilan Kelompok Tani Hutan Sumber Cahaya Ikut Pelatihan

BONTANG – Lima orang perwakilan Kelompok Tani Hutan Sumber Cahaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*