MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 20 Desember 2018 18:21
Bankeu
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung(Dok)

PROKAL.CO, ANGGOTA DPRD Kaltim dari daerah pemilihan VI yang terdiri dari Bontang-Kutim-Berau, mendapat sorotan terkait rendahnya bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim. Mereka dinilai kurang memperjuangan agar Bontang bisa mendapat kucuran lebih besar.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung mengatakan, penyebab minimnya gelontoran dana akibat Pemkot Bontang minim koordinasi. Bahkan, selama empat tahun ini belum pernah pejabat teras pemkot berkunjung ke Karang Paci, Kantor DPRD Kaltim.

“Saya pikir Bontang tidak butuh, karena memang tidak ada komunikasi dengan kami terkait dengan bantuan itu,” kata Henry kepada Bontang Post, Rabu (19/12).

Politikus Partai Gerindra ini membandingkan dengan upaya yang dilakukan dari daerah lain seperti Kutim dan Paser. Setelah melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltim, pimpinan daerah tersebut memaparkan programnya kepada DPRD Kaltim.

“Pada pembahasan ditampilkan mana yang prioritas. Kalau Bontang tidak pernah rapat dengan kami,” ujar legislator asal Bontang ini.

Henry menyebut, seharusnya pemkot melakukan intropeksi. Jangan hanya menyudutkan anggota dewan Dapil VI. Dengan tudingan tidak mau memperjuangkan. Ke depan, ia siap memperjuangkan bila upaya komunikasi tersebut telah terjalin. “Jangan salahkan kami, itu pun sudah kami bantu,” tegasnya.

Anggota DPRD Kaltim dari Dapil VI lainnya, Ismail, juga berujar dokumen usulan bankeu tidak sampai ke mejanya. Oleh sebab itu, ia tidak mengerti program apa saja yang menjadi skala prioritas dari Pemkot Bontang.

“Saya tidak pernah menerimanya. Tidak tahu kalau ke anggota dewan lain,” kata Ismail.

Politikus Partai NasDem ini tidak mengetahui penyebab putusnya komunikasi antara Pemkot Bontang dengan DPRD Kaltim. Namun, sebutnya, sinergi itu perlu dibangun untuk membangun Kota Taman.

Ismail lebih memilih untuk mencari solusi ke depannya. Mengingat salah satu yang harus ditangani segera ialah penanggulangan banjir. “Biarlah bankeu ini menjadi pembelajaran. Terpenting bagaimana komunikasi secara intensif ke depan untuk menuntaskan permasalahan banjir di Bontang dari hulu ke hilir,” pungkasnya. (ak)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI