MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Jumat, 21 Desember 2018 18:32
Jika Semua Pihak Berkomitmen, Kenakalan Remaja Mudah Diberantas
Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta standar operation procedure (SOP) dalam setiap menangani permasalahan sosial. Salah satu yang harus segera dibuat SOP yakni  penanganan kenakalan remaja dengan minuman oplosan seperti koteng dan aldo.

“Pokoknya dinas terkait harus bikin SOP supaya Bontang bisa zero alkohol,” jelas Neni, Kamis (20/12) kemarin.

Menurutnya, masalah kenakalan remaja seperti itu mudah diselesaikan jika semua pihak berkomitmen memberantasnya. Apalagi, di Bontang sudah terdapat rumah singgah dengan 25 pintu yang hanya satu-satunya di Indonesia. “Bunda ingin anak-anak yang awalnya pecandu ngoteng dan ngaldo dibina sesuai SOP yang dibuat hingga benar-benar sembuh. Termasuk penguatan ke orang tuanya,” kata Neni.

Ditambahkan Pendamping dari 10 mahasiswa PTIK yang melakukan penelitian terkait minuman oplosan Kombes Pol Dwiono mengatakan mahasiswa angkatan 75 telah melaksanakan pengabdian masyarakat. Di mana kegiatan serupa terlaksana di Kaltim dan Riau. Untuk Kaltim meliputi Bontang, Tarakan, Kutim, dan Paser. “Kami angkat masalah miras oplosan koteng dan aldo melihat fakta yang ada cukup banyak di Bontang,” ujarnya.

Dari beberapa agenda yang dilakukan para mahasiswa PTIK di antaranya FGD, penyuluhan di sekolah, mengunjungi karang taruna, rumah singgah, serta penyuluhan di radio dan televisi. Setelah mengetahui identifikasi yang ada, pihaknya memberikan saran dan solusinya. “Penanganan utama mengurangi miras oplosan yakni pemerintah harus membuat SOP, karena diperlukan anggota di lapangan. Baik dinas terkait, kepolisian, TNI, Babinsa, Bhabinkamtibmas,” bebernya.

Terkait penjualan bebas alkohol 70 persen, Dwiono menyarankan wali kota untuk membuat Perwali barang beredar. “Jangan sampai peredaran alkohol hingga 70 persen baik itu di toko kelontong, juga kaki lima,” pungkasnya. (mga)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 09:27

Ngakunya Pemkot Sanggup Kelola Pelabuhan

BONTANG – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) ditargetkan terbentuk tahun ini.…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:39

130 Item Disalurkan ke 62 RT Berebas Tengah

BONTANG - Sebanyak 130 item barang dan jasa disalurkan ke…

Jumat, 21 Desember 2018 18:48

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

BONTANG –Pengawasan terhadap pengetap diminta lebih diperketat. Mengingat praktiknya sudah…

Jumat, 21 Desember 2018 18:34

Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg

BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas…

Jumat, 21 Desember 2018 18:33

Dishub Tunggu Perintah Provinsi

BONTANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mengaku belum menerima informasi…

Jumat, 21 Desember 2018 18:32

Jika Semua Pihak Berkomitmen, Kenakalan Remaja Mudah Diberantas

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta standar operation…

Jumat, 21 Desember 2018 18:30

KTP Invalid Kembali Dimusnahkan

BONTANG – Usai membakar 2.500 keping KTP-el pada tahap pertama…

Rabu, 19 Desember 2018 17:21

4.613 KTP-el Kembali Dibakar

BONTANG – Kemarin (18/12), sebanyak 4.613 Kartu Tanda Penduduk Elektronik…

Selasa, 18 Desember 2018 19:21

CCTV Terus Ditambah

BONTANG – Penambahan Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa wilayah Kota…

Selasa, 18 Desember 2018 19:20

Kasus Miras Oplosan Disorot Kepolisian

BONTANG – Maraknya kasus miras oplosan seperti aldo dan koteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*