MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 08 Januari 2019 10:47
Setelah Tiga Hari, Nelayan Tenggelam Ditemukan
DITEMUKAN: Tim Basarnas dan BPBD Bontang menemukan jenazah Arman,Senin (7/1) sekira pukul 16.40 Wita.

PROKAL.CO, BONTANG–Setelah tiga hari, pencarian Arman membuahkan hasil. Nelayan 21 tahun yang tenggelam itu ditemukan tak jauh dari bagang miliknya dan kakaknya, Syahruddin, pukul 16.40 Wita kemarin. Jenazahnya ditemukan Basarnas dan BPBD Bontang mengambang dalam kondisi telungkup.

Isak tangis keluarga korban pun tak terhindarkan saat menerima langsung jenazah di Pelabuhan Tanjung Laut. Korban dimakamkan di TPU Pisangan selepas salat Magrib.

“Kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak, alhamdulillah korban tenggelam sudah ditemukan,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Bontang Ahmad Yani.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto mengatakan, korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Laut untuk visum di puskesmas terdekat.

Keluarga korban, terutama Syahruddin, merasa sangat terpukul atas kepergian Arman. 
Sambil menangis, dia menceritakan kronologi hilangnya Arman di perairan Bontang antara Pulau Kedindingan dan Pulau Beras Basah.

"Arman memang sering membantu saya ke laut, kemarin hendak ke bagang, baru 15 menit perjalanan," kata Syahruddin yang matanya memerah akibat sedih memikirkan adiknya, saat ditemui di  posko Pelabuhan Tanjung Laut, Senin (7/1).

Syahruddin, saat kejadian, duduk di depan kapal berukuran 11,25 meter dengan delapan papan. Sedangkan korban mengemudi kapal. Syahruddin sempat beberapa kali menengok adiknya itu. Pada tengokan ketiga, kata Syahruddin, Arman sudah tak ada di kemudi. "Posisinya Arman berdiri sambil kedua kakinya mengarahkan kemudi," ujarnya.

Kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba berubah haluan ke kiri. Syahruddin menengok ke belakang, ternyata Arman sudah tak ada di posisi kemudi. Saat itu juga ia ambil alih kemudi kapal dan keliling di sekitaran lokasi hilangnya Arman sambil teriak memanggilnya. "Arman tidak saya temukan, makanya saya pulang ke daratan mencari bantuan," ungkapnya.

Dengan kronologi dari Syahruddin, petugas BPBD pun memperagakan posisi korban sebelum terjatuh. Syahruddin juga menyebut saat dirinya melaut bersama adiknya kondisi gelombang tidak terlalu tinggi. Hanya, kondisi gelap mengingat sudah senja dan angin berhembus kencang. "Kami memang tak menggunakan pelampung, tapi gelombang tidak tinggi," aku dia.

Putra, rekan korban, mengaku keseharian Arman dikenal sangat baik. Bahkan, Sabtu lalu korban masih sempat mengumandangkan azan Asar di musala dekat pelabuhan. Korban juga tak memiliki riwayat penyakit atau sedang terlibat masalah. “Anaknya baik dan sudah lihai membawa kapal,” ujarnya. (mga/dwi/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*