MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 11 Januari 2019 11:12
OPD Harus Inovatif Genjot Retribusi
Ubaya Bengawan

PROKAL.CO, MENURUNNYA besaran pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor retribusi daerah membuat anggota dewan angkat suara. Pada 2018, jumlah pendapatan yang diraup hanya Rp 3,9 miliar. Padahal, dua tahun sebelumnya, Pemkot Bontang mampu mendapatkan Rp 6,5 miliar.

Ketua Komisi II Ubaya Bengawan mengatakan, kondisi membuat Kota Taman dikelompokkan dalam daerah tingkat pendapatan sedang. Padahal, sebelumnya selalu masuk kategori tinggi. Karena itu, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus memiliki inovasi terhadap potensi retribusi daerah.

“Jangan hanya monoton harus memiliki inovasi sektor apa yang bisa ditarik retribusi lakukan,” kata Ubaya. Politikus Partai Demokrat ini mencontohkan di bidang kesehatan. Terkait dengan penarikan retribusi uji depot air minum.

Mengingat, pemilik depot air minum wajib melaporkan hasil uji laboratorium selama tiga bulan sekali. “Ini bisa jadi peluang. Mereka (pemilik depot air minum) juga tidak perlu ke Samarinda seperti selama ini,” ungkapnya.

Terkait penganggaran, kepala OPD tidak perlu khawatir. Pasalnya, DPRD akan mendukung anggaran jika sektor tersebut bisa menjadi pemasukan baru melalui retribusi daerah. “Bisa juga di-support melalui dana aspirasi dari dewan. Saya termasuk dewan yang sangat concern di bidang kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, pria yang juga duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD tersebut menyorot sektor parkir. Menurut dia, perlu adanya peningkatan tarif. Baik untuk kategori kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kendaraan roda dua, misalnya. Saat ini dibebankan retribusi parkir Rp 1.000. Akan tetapi, pecahan uang tersebut susah didapatkan. Sehingga tidak menutup kemungkinan pengendara akan memberikan pecahan Rp 2.000.

“Ini perlu dikaji. Karena jika petugas parkir tidak memberikan uang kembalian dan pengendara keberatan bisa masuk pungutan liar (pungli),” tuturnya.

Sebagai informasi, terdapat 16 jenis retribusi yang ditarik oleh OPD saat ini. Namun, satu retribusi yakni izin gangguan telah dihapus. Berdasarkan keputusan pemerintah pusat melalui Permendagri Nomor 19/2017.

Sementara itu, retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran belum optimal. Mengingat, realisasi pada tahun lalu nihil. (ak/kri/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*