MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 30 Januari 2019 10:05
Burung Seharga Rp 40 Juta Nyaris Raib
DIBEKUK: Suwandi (membelakangi kamera) ditahan di Polsek Bontang Utara.

PROKAL.CO, BONTANG–Kecintaannya terhadap burung jenis cucok hijau membuat Sunarno (48) enggan kehilangan burung seharga Rp 40 juta. Aksi pencurian yang dilakukan Suwandi (26) lantas dia laporkan ke Polsek Bontang Utara dan membuatnya mendekam di balik jeruji besi.

Dirawat sejak 2000, burung cucok hijau pun telah mengantongi berbagai jenis penghargaan berkat suaranya yang merdu. Bahkan, burung berwarna hijau itu bisa menirukan berbagai suara. Rabu  (23/1) sekira pukul 08.00, Sunarno menjemur burungnya di dahan pohon depan rumahnya. Dia pun masuk ke rumah untuk mengambil pakan burung.

Apesnya, saat keluar rumah sangkar burung sudah berada di bawah dan burung kesayangannya telah raib. "Korban ini melihat seseorang di jarak 10 meter memegang jaket disampingnya dan ternyata itu burung cucok hijau," kata Kapolsek Bontang Utara Iptu Eko Wahyono, Selasa (29/1).

Pelaku lantas dikejar dan berhasil dibekuk pada jarak 25 meter dari TKP di Jalan Maluku, Nomor 12, RT 16, BTN KCY Kelurahan Apiapi. Eko menyebut, burung tersebut sering juara jika diikutkan kontes burung. Bahkan, ada yang menawarnya dengan harga Rp 120 juta.

Menurut tersangka Suwandi, burung tersebut dihargai Rp 2 juta oleh pemiliknya. Ia mengetahui lantaran sempat menjadi penumpang ojek Sunarno ketika hendak ke Pelabuhan Loktuan. "Saya rencana mau pulang ke Makassar, diantar sama Sunarno kebetulan ojeknya," aku Suwandi.

Sebelum ke pelabuhan, mereka singgah di rumah Sunarno untuk mengambil helm. Dari situlah, tersangka melihat burung cucok hijau milik Sunarno. Selama jadi penumpang Sunarno, mereka berbincang soal burung itu.

“Dia kasih tahu harganya Rp 2 juta. Saya juga ditanya suka burungkah? Saya jawab hanya suka denger suaranya,” ungkap pria yang belum menikah itu.

Saat diantar ke pelabuhan, ternyata tak ada kapal. Mereka pun kembali dan Suwandi menjalankan aksinya keesokan harinya. Ia butuh uang dan berpikir burung itu bisa dijual untuk ongkos pulang ke Makassar.

Mencuri burung ternyata aksi keduanya bagi Suwandi. Sebelumnya dia sempat mencuri burung murai batu di Jalan Tongkol Rawa Indah. "Burung itu saya pelihara karena suka suaranya," ujar mantan pekerja semen tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (mga/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 11:15

KASIHAN..!! Uang Konsumsi KPPS Belum Cair

BONTANG – Beban kerja berat dipikul oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan…

Kamis, 18 April 2019 11:13

Warga Sidrap Minta Masuk Bontang, Ini Kata Gubernur

BONTANG - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan kunjungan pemantauan pemilihan…

Kamis, 18 April 2019 11:12

Kupon Salon Kecantikan untuk Satu Paket Caleg

BONTANG – Temuan Bawaslu Bontang pada detik akhir jelang pemilihan,…

Rabu, 17 April 2019 11:50

Lampu Jalan Soekarno-Hatta Disorot Lagi

BONTANG – Gelap, itulah potret yang tersaji di Jalan Soekarno-Hatta,…

Rabu, 17 April 2019 11:49

Perusahaan Wajib Setor Uang Jaminan

BONTANG – Peraturan daerah (Perda) tentang alih daya dan rekrutmen…

Rabu, 17 April 2019 11:49

Voucher Makan dan Kupon Salon, Modus Baru Politik Uang

BONTANG – Detik-detik terakhir menuju hari Pemilu 2019, potensi pelanggaran…

Rabu, 17 April 2019 11:48

Lima TPS Dinilai Rawan oleh Kapolres

BONTANG - Sebanyak lima tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah…

Selasa, 16 April 2019 11:14

Lelang Tas dan Seragam Sekolah, Banjir Peserta

BONTANG – Lelang tender pengadaan perlengkapan sekolah berupa tas dan…

Selasa, 16 April 2019 11:13

17 April, Disdukcapil Buka Layanan Khusus KTP-el

BONTANG – Hari Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan Rabu (17/4)…

Selasa, 16 April 2019 11:13

Dua Jalan Bakal Ditingkatkan Lagi

BONTANG – Dua jalanan di Kota Taman bakal ditingkatkan lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*