MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 31 Januari 2019 11:13
TPP Disesuaikan Kelas Pegawai
Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, BONTANG - Pemerintah dinilai wajar ketika memberikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkup Pemkot Bontang. TPP dianggap sebagai penghargaan bagi pegawai yang produktif, akuntabel, dan selalu memikirkan Bontang ke depan. Namun, TPP disesuaikan dengan kelas pegawai.

“Awalnya saya pikir TPP disesuaikan dengan eselon, tetapi ada penyesuaian lain yang dibagi sesuai kelas jabatan supaya setiap yang diberikan ke pegawai bisa dipertanggungjawabkan,” kata Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Selasa (29/1).

Untuk mendapatkan TPP, ASN di Bontang setiap bangun tidur harus langsung memikirkan Bontang mau bagaimana ke depannya. Neni meminta Bontang bisa berdaya saing dengan daerah lain. “Saya semangatnya ingin memberikan kesejahteraan kepada pegawai,” ujarnya.

Semua yang diberikan kepada ASN, bakal diawasi KPK. Karena itu, pemerintah tak bisa serta-merta memberi tunjangan harus sesuai kelasnya. “Sebetulnya sama saja, tetapi ada kelasnya dan nanti indeksnya saja yang kami naikkan,” terang Neni.

Pada awal 2019, ungkap Neni, pihaknya menaikkan TPP ASN di lingkup Pemkot Bontang sebesar Rp 500 ribu per pegawai. Neni juga menyatakan TPP bagi ASN golongan terendah sudah mendapat Rp 4 juta sebulan. Jika diterapkan sesuai kelas, nilainya akan lebih kecil dan khawatir menimbulkan gejolak jika ada pengurangan.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB Otok Kuswandaru mengatakan, evaluasi jabatan tidak dihitung beban kerja karena di hilir. Tetapi kalau dilihat dari faktor struktural ada enam faktor dan dilihat dulu petanya benar atau tidak, baru dievaluasi. “Bu Wali jangan khawatir terjadi masalah jika diterapkan, karena sudah ada rumusannya,” ungkap Otok.

Evaluasi jabatan untuk 1.164 jabatan, dengan total persediaan 2.829 pegawai. Jabatan pelaksana dan fungsional sudah sesuai standar. Kelas 1 untuk pramu, kelas 3 yakni pengemudi, petugas keamanan, juru pungut, pengambil sampel, dan lain-lain.

Adapun kelas 5 ada administrasi dan pengemudi VIP. Kelas 6 kepala sekolah, kelas 7 seperti analis, pemeriksa, penguji juga pengawas. “Jabatan pelaksana paling tinggi kelas 7, ke atasnya jabatan fungsional tertentu. Sedangkan kelas paling tinggi, yakni kelas 15 hanya untuk sekretaris daerah.(mga/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:37

2024, Bontang Krisis Guru PNS

BONTANG – Ancaman kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Nigeri Sipil…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

Tak Ada Zona Khusus Sarang Burung Walet

BONTANG – Sarang burung walet, sudah sejak lama berdiri di…

Senin, 20 Mei 2019 09:35

Demi Keamanan, Usulkan Pagar Jembatan

BONTANG – Warga RT 01, Kampung Selambai, Kelurahan Lhoktuan sepakat…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:29

Wali Kota Dorong Stitek Jadi PTN

BONTANG – Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan.…

Jumat, 17 Mei 2019 10:07

SERBUU..!! Dapat Jatah Tambahan 1.362 Tiket Kapal

BONTANG–Kabar gembira bagi pemudik Lebaran tahun ini yang menggunakan moda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*