MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 31 Januari 2019 11:13
TPP Disesuaikan Kelas Pegawai
Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, BONTANG - Pemerintah dinilai wajar ketika memberikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkup Pemkot Bontang. TPP dianggap sebagai penghargaan bagi pegawai yang produktif, akuntabel, dan selalu memikirkan Bontang ke depan. Namun, TPP disesuaikan dengan kelas pegawai.

“Awalnya saya pikir TPP disesuaikan dengan eselon, tetapi ada penyesuaian lain yang dibagi sesuai kelas jabatan supaya setiap yang diberikan ke pegawai bisa dipertanggungjawabkan,” kata Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Selasa (29/1).

Untuk mendapatkan TPP, ASN di Bontang setiap bangun tidur harus langsung memikirkan Bontang mau bagaimana ke depannya. Neni meminta Bontang bisa berdaya saing dengan daerah lain. “Saya semangatnya ingin memberikan kesejahteraan kepada pegawai,” ujarnya.

Semua yang diberikan kepada ASN, bakal diawasi KPK. Karena itu, pemerintah tak bisa serta-merta memberi tunjangan harus sesuai kelasnya. “Sebetulnya sama saja, tetapi ada kelasnya dan nanti indeksnya saja yang kami naikkan,” terang Neni.

Pada awal 2019, ungkap Neni, pihaknya menaikkan TPP ASN di lingkup Pemkot Bontang sebesar Rp 500 ribu per pegawai. Neni juga menyatakan TPP bagi ASN golongan terendah sudah mendapat Rp 4 juta sebulan. Jika diterapkan sesuai kelas, nilainya akan lebih kecil dan khawatir menimbulkan gejolak jika ada pengurangan.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB Otok Kuswandaru mengatakan, evaluasi jabatan tidak dihitung beban kerja karena di hilir. Tetapi kalau dilihat dari faktor struktural ada enam faktor dan dilihat dulu petanya benar atau tidak, baru dievaluasi. “Bu Wali jangan khawatir terjadi masalah jika diterapkan, karena sudah ada rumusannya,” ungkap Otok.

Evaluasi jabatan untuk 1.164 jabatan, dengan total persediaan 2.829 pegawai. Jabatan pelaksana dan fungsional sudah sesuai standar. Kelas 1 untuk pramu, kelas 3 yakni pengemudi, petugas keamanan, juru pungut, pengambil sampel, dan lain-lain.

Adapun kelas 5 ada administrasi dan pengemudi VIP. Kelas 6 kepala sekolah, kelas 7 seperti analis, pemeriksa, penguji juga pengawas. “Jabatan pelaksana paling tinggi kelas 7, ke atasnya jabatan fungsional tertentu. Sedangkan kelas paling tinggi, yakni kelas 15 hanya untuk sekretaris daerah.(mga/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*