MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 31 Januari 2019 11:16
Masjid yang Bakal Jadi Icon Bontang Ini Dikucur Rp 35 Miliar

Tavip: Tugas Berat Proyek Tahun Tunggal

IKON MARITIM: Desain masjid terapung yang dibangun Pemkot Bontang dengan alokasi anggaran Rp 35 miliar.

PROKAL.CO, BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang tahun lalu mengalokasikan anggaran untuk masjid terapung sebesar Rp 11 miliar. Pada 2019 alokasi anggaran pembangunan masjid yang mendukung visi-misi maritim itu ditambah menjadi Rp 35 miliar.

“Kami anggarkan Rp 35 miliar lebih untuk satu tahun pengerjaan,” jelas Kepala Dinas PUPRK Bontang Tavip Nugroho saat ditemui Rabu (30/1).

Menurut dia, saat ini prosesnya masih perbaikan dokumen untuk lelang. Awal Februari akan masuk lelang. Sebab, pihaknya hanya memiliki waktu minimal 9 bulan. Awal tahun, sempat meleset target lelang karena ada ketidaksesuaian. “Sempat over anggaran dan kami pangkas-pangkas hingga Rp 35 miliar,” ujarnya.

Terkait lokasi, benar-benar di atas laut dan tidak memerlukan pembebasan lahan. Masjid yang bakal menjadi ikon kota maritim ini juga bakal dilengkapi menara pandang untuk melihat view Bontang. Ukuran masjid sekira 20x20, tetapi serambinya banyak di sampingnya.

“Ini tugas berat bagi kami karena harus selesai dalam waktu satu tahun. Kami target awal Maret sudah mulai kerja,” kata Tavip.

Kontraktor pemenang, sambung dia, harus memiliki modal awal. Pasalnya, pemasangan tiang pancang harus semua dipasang berjumlah seribuan lebih. “Cukup kritis, karena pemancangan di dalam air. Harapannya, satu hari bisa 10 pancangan selesai,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kajari Bontang Agus Kurniawan menyebut beberapa proyek strategis yang dikawal TP4D di 2019. Karena keterbatasan SDM, pihaknya akan memilah proyek yang nilainya di atas Rp 2 miliar, salah satunya masjid terapung. “Maksimalnya kami hanya bisa mengawal 7 sampai 10 proyek saja,” sebut kajari.

Menurutnya, pengawalan TP4D bisa maksimal jika dilibatkan sejak perencanaan pembangunan. Mengingat banyak penyimpangan yang terjadi saat perencanaan. “Masjid terapung kami tak kawal perencanaannya karena keterbatasan SDM, namun pembangunannya pada 2019 bakal kami kawal,” pungkasnya. (mga/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:37

2024, Bontang Krisis Guru PNS

BONTANG – Ancaman kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Nigeri Sipil…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

Tak Ada Zona Khusus Sarang Burung Walet

BONTANG – Sarang burung walet, sudah sejak lama berdiri di…

Senin, 20 Mei 2019 09:35

Demi Keamanan, Usulkan Pagar Jembatan

BONTANG – Warga RT 01, Kampung Selambai, Kelurahan Lhoktuan sepakat…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:29

Wali Kota Dorong Stitek Jadi PTN

BONTANG – Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan.…

Jumat, 17 Mei 2019 10:07

SERBUU..!! Dapat Jatah Tambahan 1.362 Tiket Kapal

BONTANG–Kabar gembira bagi pemudik Lebaran tahun ini yang menggunakan moda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*