MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 06 Februari 2019 11:21
Pengaliran Air di Sidrap Masih Terkendala
SAMPAIKAN PROGRES: Komisi Gabungan DPRD mendengarkan pemaparan seluruh stakeholder sehubungan permasalahan distribusi air PDAM ke Kampung Sidrap, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. ADIEL/KP

PROKAL.CO, BONTANG - Wacana pendistribusian air bersih dari PDAM Tirta Taman, di Kampung Sidrap, Kecamatan Teluk Pandan masih terkendala. Adapun permasalahannya ialah status lahan yang masih merupakan kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) dan pemberi bantuan pemasangan pipa induk air.

Ketua Komisi II DPRD Ubayya Bengawan mengatakan, jika masih berstatus TNK maka tidak diperbolehkan ada aktivitas apapun. Politikus Partai Demokrat ini meminta kajian lebih lanjut.

"Klirkan dulu semuanya supaya tidak ada masalah di lain waktu," kata Ubayya.

Namun, Ubayya memandang ada celah jika dibenturkan dengan status lahan. Pasalnya, infrastruktur listrik telah terbangun. Selain itu, infrastruktur jalan juga sudah terlayani.

"Kalau listrik sudah bisa, kenapa PDAM tidak? Bedanya hanya listrik punya negara sementara PDAM milik daerah," tuturnya.

Nantinya, Komisi II meminta kepada Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) untuk mempertanyakan polemik ini ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sehingga solusi pendistribusian air dapat segera disalurkan.

Selain itu, subyek pemberi bantuan pemasangan pipa induk juga singgung. Pasalnya, berdasarkan hasil rapat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) beberapa waktu lalu, permasalahan ini dibantu oleh PT Pupuk Kalimantan Timur.

Staf Hubungan Eksternak PT Pupuk Kaltim Yudi Vergiono menyebut hasil kajian dari manajemen PDAM lambat disodorkan. Mengingat rapat pembahasan anggaran sehubungan dana CSR maksimal masuk pertengahan tahun sebelumnya.

"Harusnya disampaikan Juni 2018 sehingga bisa masuk anggaran 2019," kata Yudi.

Di samping itu, Yudi menilai perlu melibatkan sejumlah perusahaan lain yang menjadi joint venture PT Pupuk Kaltim. Tujuannya agar beban pendanaan dapat dipikul bersama.

"Bukannya kami tidak mau, alangkah bagus jika semuanya dilibatkan," sebutnya.

Sebelumnya, PT Pupuk Kaltim sendiri rutin memberikan bantuan air. Dengan wujud portable water, total distribusi air bulan Desember 2018 mencapai 744 meter kubik.

Sementara, PDAM Tirta Taman telah menyelesaikan detail engineer design (DED). Direktur Utama PDAM Suramin menyebut membutuhkan anggaran sekira Rp 7,4 miliar.

Nantinya, pemasangan pipa induk menjangkau 13 kilometer. Diprediksi dapat mengakomodir 1.000 pelanggan. Diketahui, warga Sidrap sendiri berkisar 3.000 orang. Suramin menerangkan nantinya aliran air bersumber dari WTP Guntung.

"Teknisnya nanti seluruh kawasan Sidrap akan dipasang pipa induk dengan ukuran bervariasi. Mulai dari 8,6,4, dan 3 inch," pungkasnya. (ak)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*