MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 06 Februari 2019 11:21
Pelarangan Naik Kelas Kamar Belum Berlaku
Laily Jumiati

PROKAL.CO, BONTANG - Wacana tidak diperbolehkannya naik kelas kamar pada perawatan inap sejumlah dua tingkat belum berlaku di Bontang. Kepala BPJS Kesehatan Bontang Laily Jumiati mengatakan regulasi baru dapat dilakukan setelah mendapatkan petunjuk teknis (juknis).

"Hingga saat ini, kami belum menerima juknis," kata Laily.

Dalam juknis nantinya mengatur siapa saja yang boleh melakukan kenaikan kelas saat rawat inap. Termasuk subyek pemberi bantuan jaminan kesehatan, baik pemerintah pusat maupun daerah.

"Selain itu, jika terjadi kekosongan kamar terjadi di kelas terbawahnya, apakah bisa turun kelas? hal seperti itu diatur dalam juknis," sebutnya. 

Diakuinya, kebebasan berpindah kelas kamar ini mengakibatkan adanya indikasi kerugian negara secara nasional. Namun, Laily belum dapat memberikan data berapa jumlah pasien yang mendapat fasilitas kesehatan (faskes) tidak sesuai kelasnya di Bontang dalam satu tahun. Mengingat, proses audit dilakukan oleh pihak external.

Rata-rata kasus ini terjadi di segmentasi pekerja bukan penerima upah (PBPU). Mereka mendaftar di kelas lebih rendah awalnya. Namun saat menjalani perawatan inap meminta pemanfaatan yang lebih tinggi.

"Jadi dia mengeluarkan uang yang kecil, sedangkan saat rawat inap hanya membayar selisih kelasnya saja," tuturnya.

Sebelumnya BPJS Kesehatan memperbolehkan peserta JKN-KIS untuk naik kelas saat menjalani perawatan inap di faskes. Tanpa batasan tingkatan naiknya.

"Kalu dulu bisa daftar kelas 3 tetapi saat dirawat meminta VIP," sambungnya.

Sementara, urun biaya belum diimplementasikan saat ini. Urun biaya adalah tambahan biaya yang dibayar peserta pada saat memperoleh manfaat pelayanan kesehatan yang dapat menimbulkan penyalahgunaa pelayanan.

Disebutkannya, pelaksanaan regulasi harus ada kesepakatan dengan beberapa asosiasi terkait. Seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) pusat.

"Mengenai urun biaya juga belum dijelaskan diagnosa yang mana. Tidak semua diagnosa digenarilisir," sebutnya.

Sehubungan besarannya, untuk setiap kali rawat jalan pada rumah sakit kelas C, kelas D, dan klinik utama ditetapkan sejumlah Rp 10 ribu. Sementara tiap kunjungan rawat jalan di rumah sakit kelas A dan B sejumlah Rp 20 ribu. Paling tinggi sebesar Rp 350 ribu untuk maksimal 20 kali kunjungan dalam tiga bulan.

Sementara untuk rawat inap, ditentukan 10 persen dari biaya pelayanan. Dihitung dari total pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada faskes rujukan tingkat lanjutan. Atas  paket layanan yang didasarkan kepada pengelompokan diagnosis penyakit dan prosedur.

Laily berujar kedua hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 51 tahun 2018. Sejatinya, BPJS Kesehatan hanya mengikuti aturan dari Kemenkes. (ak)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*