MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 11 Februari 2019 11:55
KEPALA BATU..!! Belasan Pedagang Masih Membandel
LANGGAR ATURAN: Sebagian pedagang masih mengindahkan larangan untuk berjualan di atas trotoar dan parit yang dikeluarkan Pemkot Bontang.ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Larangan berjualan di atas parit dan trotoar masih diindahkan oleh para pedangang yang mencoba peruntungan di tepi Jalan KS Tubun. Pantauan Kaltim Post tercatat belasan pedagang melanggar Peraturan daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 7 Tahun 2012 dan Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2016.  

Kondisi ini membuat pedagang di dalam bangunan pasar sementara Rawa Indah berang. Mengingat, pendapatan mereka turun drastis. Akibat konsumen lebih tertarik membeli di tepi jalan akibat dekat dengan lokasi parkir kendaraan.

Angga, pedagang ayam potong mengatakan, penurun pembelian mencapai 40 persen. Semula, rata-rata tiap hari 100 ekor daging ayam potong laku. Namun, beberapa bulan ini  hanya 60 ekor yang berhasil terjual.

“Kasihan pedagang yang di dalam karena kami selalu rutin membayar retribusi. Tetapi banyak langganan pembeli yang kabur akibat banyak pedagang di tepi jalan,” kata Angga.

Ia meminta kepada Pemkot untuk bertindak tegas. Dengan melakukan penertiban kembali. Meskipun, disebutkannya lapak di dalam pasar pun telah terisi penuh. Total sekira 70 pedagang ayam mempunyai lapak.

Menurutnya, pedagang yang berjualan di trotoar dan parit itu berasal dari beragam jenis. Mulai dari pedagang lama yang dulunya punya lapak di dalam hingga pedagang baru.

Diketahui, sebelumnya Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) telah melakukan penertiban hingga empat kali. Pedagang sempat memundurkan barang dagangannya dalam waktu beberapa saat. Sayangnya, setelah luput dari pantauan, mereka kembali berjuan di lokasi terlarang tersebut.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Diskop-UKMP Heriansyah menyebut saat ini upaya penertiban masih menunggu perintah atasannya. Dalam waktu dekat, upaya persuasif pun kembali dilakukan. Dengan mendatangi pedagang untuk meminta memundurkan barang dagangannya.

“Ambil tindakan pelan-pelan sembari menunggu perintah atasan. Kami akan mencoba memberikan pemahaman kepada pedagang untuk tidak berjualan di atas parit dan trotoar,” kata Heri.

Pasca akhir tahun lalu, diakui Tim Kota yang sebelumnya terbentuk sudah tidak melakukan kegiatan lagi. Meskipun demikian, upaya persuasif terus digalakkan. “Berdagang di atas trotoar dan parit itu tidak etis. Karena menganggu kepentingan umum,” pungkasnya. (ak)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:37

2024, Bontang Krisis Guru PNS

BONTANG – Ancaman kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Nigeri Sipil…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

Tak Ada Zona Khusus Sarang Burung Walet

BONTANG – Sarang burung walet, sudah sejak lama berdiri di…

Senin, 20 Mei 2019 09:35

Demi Keamanan, Usulkan Pagar Jembatan

BONTANG – Warga RT 01, Kampung Selambai, Kelurahan Lhoktuan sepakat…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:29

Wali Kota Dorong Stitek Jadi PTN

BONTANG – Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan.…

Jumat, 17 Mei 2019 10:07

SERBUU..!! Dapat Jatah Tambahan 1.362 Tiket Kapal

BONTANG–Kabar gembira bagi pemudik Lebaran tahun ini yang menggunakan moda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*