MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 11 Februari 2019 11:55
KEPALA BATU..!! Belasan Pedagang Masih Membandel
LANGGAR ATURAN: Sebagian pedagang masih mengindahkan larangan untuk berjualan di atas trotoar dan parit yang dikeluarkan Pemkot Bontang.ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Larangan berjualan di atas parit dan trotoar masih diindahkan oleh para pedangang yang mencoba peruntungan di tepi Jalan KS Tubun. Pantauan Kaltim Post tercatat belasan pedagang melanggar Peraturan daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 7 Tahun 2012 dan Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2016.  

Kondisi ini membuat pedagang di dalam bangunan pasar sementara Rawa Indah berang. Mengingat, pendapatan mereka turun drastis. Akibat konsumen lebih tertarik membeli di tepi jalan akibat dekat dengan lokasi parkir kendaraan.

Angga, pedagang ayam potong mengatakan, penurun pembelian mencapai 40 persen. Semula, rata-rata tiap hari 100 ekor daging ayam potong laku. Namun, beberapa bulan ini  hanya 60 ekor yang berhasil terjual.

“Kasihan pedagang yang di dalam karena kami selalu rutin membayar retribusi. Tetapi banyak langganan pembeli yang kabur akibat banyak pedagang di tepi jalan,” kata Angga.

Ia meminta kepada Pemkot untuk bertindak tegas. Dengan melakukan penertiban kembali. Meskipun, disebutkannya lapak di dalam pasar pun telah terisi penuh. Total sekira 70 pedagang ayam mempunyai lapak.

Menurutnya, pedagang yang berjualan di trotoar dan parit itu berasal dari beragam jenis. Mulai dari pedagang lama yang dulunya punya lapak di dalam hingga pedagang baru.

Diketahui, sebelumnya Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) telah melakukan penertiban hingga empat kali. Pedagang sempat memundurkan barang dagangannya dalam waktu beberapa saat. Sayangnya, setelah luput dari pantauan, mereka kembali berjuan di lokasi terlarang tersebut.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Diskop-UKMP Heriansyah menyebut saat ini upaya penertiban masih menunggu perintah atasannya. Dalam waktu dekat, upaya persuasif pun kembali dilakukan. Dengan mendatangi pedagang untuk meminta memundurkan barang dagangannya.

“Ambil tindakan pelan-pelan sembari menunggu perintah atasan. Kami akan mencoba memberikan pemahaman kepada pedagang untuk tidak berjualan di atas parit dan trotoar,” kata Heri.

Pasca akhir tahun lalu, diakui Tim Kota yang sebelumnya terbentuk sudah tidak melakukan kegiatan lagi. Meskipun demikian, upaya persuasif terus digalakkan. “Berdagang di atas trotoar dan parit itu tidak etis. Karena menganggu kepentingan umum,” pungkasnya. (ak)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*