MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 11 Februari 2019 11:58
2018, Nilai Investasi di Kota Ini Capai Rp 43,4 Triliun

Sistem Online, LKPM Dinilai Minim Pelapor

Puguh Harjanto

PROKAL.CO, BONTANG – Selama 2018, sudah terdapat 166 pengusaha yang berinvestasi di Bontang. Nilainya cukup besar hingga mencapai Rp 43.313.135.381.400. Semua investasi tersebut berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Meski terbilang nilai investasi yang cukup besar, ternyata tidak semua perusahaan aktif melaporkan kegiatan usahanya ke laporan kegiatan penanaman modal (LKPM). Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang berupaya meningkatkan kesadaran para pengusaha dengan mengevaluasi sistem online. “Dulu manual, jadi kami yang mendatangi, sekarang sudah sistem online, malah minim pelapor,” kata Kepala DPMPTSP Bontang Puguh Harjanto.

Dirincikan, jumlah investasi yang tertinggi yakni Kaltim Nusa Etika sebesar Rp 12 triliun, disusul Pupuk Kaltim sneilai Rp 7,6 triliun,  Graha Power Kaltim (GPK) Rp 5,7 triliun, kemudian Pupuk kaltim lagi Rp 3,8 dan Rp 3,3 triliun, Kaltim Parna Industri (KPI) Rp 2,3 triliun, Pupuk Kaltim Rp 1,4 triliun, serta Energi Unggul Persada (EUP) sebesar Rp 1 triliun. “Data nilai investasi hingga 166 perusahaan memang ada yang bersinggungan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), karena mereka hanya menilai yang melapor. Sedangkan yang melapor minim meski difasilitasi online,” tuturnya.

Ia mengaku sempat tak percaya jika investasi di Bontang hanya Rp 900 an juta. Sementara proyek Kaltim 5 saja, nilainya mencapai Rp 3 triliun. “Tak logis jika dihitung hanya dari BKPM. Maka perusahaan wajib melaporkan ke LKPM yang bersifat periodik,”terang Puguh.

Minimnya pelaporan investasi membuat Puguh harus mengevaluasi sistem LKPM online, Apakah kesadaran terlapor yang rendah, atau terdapat kendala teknis saat melapor ke sistem. “Kami dari pengendalian akan melakukan supervisi dan melakukan evaluasi lapangan yang sudah running mulai 2 bulan lalu,” ujarnya.

Sistem sosialiasi pun diambil pihaknya dengan lebih digalakkan agar para perusahaan kesadarannya lebih meningkat. “Khawatir sistemnya yang sulit diakses,”imbuhnya. Sementara untuk Penanaman Modal Asing (PMA) Bontang masih belum terlalu signifikan nilai investasinya.(mga)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*