MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 15 April 2019 12:28
Petugas Damkar Belum Dapat Tunjangan Risiko
PENUH RISIKO: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) mengusulkan adanya tunjangan risiko bagi petugas damkar.

PROKAL.CO, BONTANG - Petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga kini belum menerima tunjangan risiko. Padahal tugas di lapangan sangatlah berbahaya. Mulai dari kulit terbakar hingga mendapat serangan dari binatang buas. Seperti ular, buaya, dan tawon.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DIsdamkartan) Anis Taneng mengatakan baru dapat mengusulkan tunjangan risiko di APBD 2020. Saat ini, besaran tunjangan telah dihitung Disdamkartan.

"Usulan ini setelah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mempertanyakan kepada kami. Sehubungan ada petugas yang terluka ringan saat memadamkan api di Berbas Pantai, beberapa waktu lalu," kata Anis.

Adapun nominal yang diusulkan ialah Rp 100 ribu per kejadian. Namun, ia meminta agar pendistribusiannya melekat pada gaji petugas.

Beruntung, hingga kini belum ada petugas yang terkena luka berat saat berada di lapangan. Mengingat beberapa petugas telah dibekali ilmu ketika menjalankan tugas.  

"Untuk penanganan hewan buas, kami selalu berkonsultasi dengan pecinta reptil di Kota Taman," ujarnya.

Selain itu, Disdamkartan pun mengusulkan uang piket jaga. Besarannya Rp 50 ribu per piket. Anis menerangkan usulan ini tercetus karena petugas piket dilarang keluar dari markas Disdamkartan.

"Ini dalam rangka memberikan perhatian, semangat, serta memperhatikan beban kerja yang ditanggung di lapangan," ungkapnya.

Pemberian tunjungan ini pun berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri tahun 2017. Mengenai kesejahteraan petugas damkar.

Saat ini, usulan tersebut telah disodorkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Selanjutnya, usulan akan dibahas dengan DPRD sehubungan penyusunan APBD.

Jumlah pendapatan yang diterima petugas damkar Bontang masih rendah. Jika dibandingkan dengan kota besar lainnya seperti Bekasi dan Surabaya.

"Kalau di Bekasi petugas damkar mampu mendapatkan gaji sampai Rp 11 juta. Selain tiap hari ada kebakaran, PAD di kota itu sangat tinggi, jadi wajar," ucap dia.

Diketahui, saat ini terdapat 74 petugas yang berada di bidang operasional Disdamkartan. (ak)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*