MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 10 Mei 2019 10:13
Dua Petugas Pemilu di Bontang Meninggal Dunia

KPU Usulkan Santunan Kematian ke KPU RI

DIDUGA KELELAHAN: Salah satu Ketua KPPS di TPS 09 Loktuan Bontang menghembuskan nafas terakhirnya pada 27 April 2019 yang diduga karena kelelahan.DOK/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Musibah kematian yang dialami para petugas pemilu baik itu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun anggota Linmas, menyisakan duka pada keluarga yang ditinggalkan. Khusus di Bontang, terdapat dua petugas yang wafat usai penyelenggaran Pemilu serentak 2019. KPU Bontang pun mengusulkan santuan kematian yang sudah disetujui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Data yang dilaporkan KPU Bontang ke KPU RI terkait musibah kematian petugas di Bontang yakni satu orang Ketua KPPS, dan satu orang anggota Linmas. Ada juga dua orang yang dirawat inap di rumah sakit, serta satu orang dirawat jalan, dan satu orang mengalami patah tulang usai mengantar logistik jelang Pemilu 2019 lalu.

Komisioner KPU Bontang, Saparuddin mengatakan semua yang terkena musibah baik yang meninggal ataupun yang dirawat sudah dilaporkan. Laporan tersebut bertujuan untuk data mendapat santunan kematian. “Kami data dulu semuanya, kalau soal santunan nanti ada tahapan lanjutan,” terang Saparuddin.

Dijelaskan dia, besaran santunan kematian yang diberikan kepata petugas pemilu yakni KPPS yang meninggal senilai Rp 36 juta, bagi anggota KPPS yang cacat permanen juga sneilai Rp 36 juta. Sedangkan besaran santunan untuk anggota KPPS yang mengalami luka berat Rp 16,5 juta, dan anggota KPPS yang luka sedang sebesar Rp 8,25 juta. “Tetapi nanti ada proses verifikasi, kami masih menunggu juknisnya,” ujar dia.

Biasanya, lanjut Saparuddin, dari pusat akan men-SK-kan anggota KPU kabupaten/kota yang bertugas untuk melakukan verifikasi lapangan. Para petugas pemilu yang memiliki masa kerja Ad Hoc bagi anggota dan sekretariat PPK dan PPS masa kerja Januari-Juni 2019, anggota KPPS dengan masa kerja 10 April-9 Mei 2019. Adapun bagi petugas ketertiban TPS dengan masa kerja 10 April-9 Mei 2019.

KPU Bontang menyebut hanya satu Ketua KPPS di Bontang yang meninggal. Namun pada 1 Mei 2019 lalu, ia mendapat informasi salah satu anggota Linmas di wilayah Tanjung Laut meninggal dunia usai mengeluh bahwa badannya terasa capek dan pusing. Hingga Linmas tersebut dinyatakan meninggal pada pukul 16.15 Wita. “Kami sudah laporkan juga anggota Linmas ini. Mudah-mudahan upaya pengajuan santunan bagi para petugas pemilu di Bontang bisa segera terlaksana,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 27 April 2019, Ketua KPPS TPS 09 Loktuan meninggal dunia dengan dugaan kelelahan. Almarhum Muhammad Azikin (41) kala menjadi Ketua KPPS pada Pemilu 17 April 2019, bekerja hingga 28 jam untuk menyelesaikan penghitungan suara pada lembaran C1.(mga)

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*