MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 15 Mei 2019 10:40
Niat Bikin BUP, Perusda Bentuk PBM

Pelindo IV, Siap Berkolaborasi Kelola Pelabuhan Loktuan

DIKEMBANGKAN: Pelabuhan Umum Loktuan perlu dikembangkan, oleh karenanya Perusda AUJ berencana membuat BUP yang diawali dengan membentuk PBM.

PROKAL.CO, BONTANG –Perusda AUJ Bontang yang berencana membuat Badan Usaha Pelabuhan (BUP), telah membentuk Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan jasa angkutan transportasi. Namun, PBM bentukan Perusda masih belum terdaftar di Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI).

Direktur Perusda AUJ HM Zuchli Imran menuturkan sebelum membentuk BUP, pihaknya harus melengkapi syarat yakni pembentukan PBM. Mengingat BUP nantinya yang akan mengelola Pelabuhan Umum Loktuan. “Makanya kami buat PBM sebagai salah satu syarat membuat BUP,” kata Zuchli, Selasa (14/5).Khusus untuk PBM, ia berharap bisa segera beroperasi.

Namun, terkait BUP, Zuchli mengupayakan agar perizinannya selesai pada 2-3 bulan ke depan. BUP, lanjutnya mendapat sumber pendanaan dari Perusda AUJ yang bekerja sama dengan pihak swasta. Nantinya, hasil keuntungan dari pengelolan dibagi dengan pihak swasta tersebut. “Kami ingin mengembangkan pelabuhan, tetapi belum bisa kalau belum ada BUP. Soal PBM, tinggal tandatangan dari Pak Arif saja,” ujarnya.

Terpisah, Ketua APBMI Bontang, Arif yang juga anggota DPRD Bontang mengatakan syarat PBM bisa beroperasional ialah harus terdaftar menjadi anggota di APBMI. Khusus PBM bentukan Perusda AUJ, Arif mengaku masih belum terdaftar karena kurang persyaratan rekomendasi dari PT Pelindo IV Bontang. “Sampai saat ini, saya belum menerima dokumen rekomendasi dari Pelindo IV,” aku Arif.

Arif menyampaikan untuk membuat PBM, perizinannya hanya sampai di Provinsi saja, setingkat gubernur. Nah, jika sudah ada izin dan surat rekomendasi dari Pelindo IV dibawa ke APBMI supaya terdaftar sebagai anggota. Nantinya, keanggotaan PBM bentukan Perusda AUJ itulah yang dibawa ke KSOP Kelas II Bontang supaya bisa segera beroperasional. “Di Bontang jumlah PBM yang aktif ada sebanyak 12 perusahaan,” imbuhnya.

Terpisah, GM PT Pelindo IV Cabang Bontang Ansyhari Amin menyatakan bahwa pihaknya sudah memberikan rekomendasi untuk PBM bentukan Perusda AUJ sebagai syarat terdaftar di APBMI. Dikatakan, anggota PBM juga nantinya ditentukan oleh APBMI. “Kami (Pelindo) memberikan rekomendasi. Mereka (PBM bentukan Perusda AUJ) sudah berizin tinggal didaftarkan ke APBMI, supaya tidak ribut (soal pembagian pekerjaan),” ungkap Ansyhari yang didampingi Manager Pelindo IV, Azis.

Kalau soal BUP bentukan Perusda AUJ, dikatakan Ansyhari belum dibuat. Pihaknya mengaku senang jika Pemkot ingin mengelola Pelabuhan Loktuan, mengingat Pelindo IV memiliki banyak kekurangan dalam mengembangkan pelabuhan. “Kami terkendala aturan dan kepemilikan aset. Kalau Pemkot yang mengelola ya lebih bagus, kami (Pelindo) bisa bersinergi men-support apa yang kurang dari BUP,” pungkasnya.(mga)

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*