MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31
LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau
ATRAKSI: Lumba-lumba yang diduga bermigrasi ke Bontang, menjadi tontotan gratis bagi warga Bontang yang sedang menanti buka puasa. MEGA ASRI/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan lumba-lumba bermain di Pelabuhan Tanjung Limau, Bontang Utara. Pasalnya, di Bontang tidak terdapat populasi lumba-lumba, sehingga dengan kemunculan sekira tiga ekor lumba-lumba tersebut menjadi hiburan dadakan bagi warga Bontang.

Sore itu, sekira pukul 16.30 Wita, salah satu dermaga yang biasa dipakai mangkal oleh kapal-kapal ikan diramaikan dengan anak-anak. Mereka asyik menanti “atraksi gratis” dari lumba-lumba yang nyasar ke Pelabuhan Tanjung Limau, dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Takwin, salah satu warga RT 26, Kelurahan Bontang Baru, yang rumahnya tepat di pinggir laut mengatakan sekira pukul 15.00 Wita, dirinya melihat seekor lumba-lumba yang bermain di area pelabuhan. “Baru lihat ini ada lumba-lumba lagi, dulu sempat saya lihat, tapi sudah bertahun-tahun,” ujar Takwin, Kamis (17/5).

Hal itu diaminkan oleh warga Sulawesi yang sedang berada di Bontang membawa kapal Aulya. Saondong, mengaku sekira pukul 14.00 Wita melihat tiga ekor lumba-lumba bermain di dekat dermaga TPI Tanjung Limau. Menuju sore hari, lumba-lumba yang terlihat bermain hanya tinggal satu ekor, namun lokasinya dekat dengan permukiman warga di pinggir laut. “Ketiganya saya lihat besar-besar. Mungkin cari makan, terbawa sampai ke sini (Bontang),” kata Saondong.

Selama dua tahun dirinya pulang pergi melaut ke Bontang, ia tak pernah melihat ikan yang termasuk hewan dilindungi itu berenang di Bontang dan baru pertama kalinya. “Kalau di tengah laut banyak,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian, (DKPPP) Bontang, Aji Erlynawati mengatakan sebenarnya pengawasan satwa dilindungi lebih kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim. Tetapi, menurut pribadinya Iin—sapaannya—melihat fenomena itu berarti lingkungan atau laut di Bontang indikatornya masih bagus. “Kalau lumba-lumba senang main di sini (Bontang) berarti masih bagus lingkungannya, walaupun dekat dengan industri. Parameter-parameter dari lingkungan hidup masih dianggap bagus,” ujarnya.

Secara otomatis, Iin mengajak agar warga ikut menjaga dan melestarikan lingkungan. Kedatangan beberapa ekor lumba-lumba pun, kemungkinannya mereka bermigrasi. Mengingat Iin juga baru mendengar ada lumba-lumba di Bontang. “Ini bukti, indikator lingkungan hidup di Bontang masih bagus, seperti habitat penyu yang mulai sering ditemukan,” bebernya.

DKPPP Bontang, kata Iin, jika mengetahui ada hal-hal seperti ini maka akan melaporkan ke BKSDA Kaltim. Ia hanya mengimbau, jika masyarakat Bontang melihat lagi biota laut yang dilindungi, sebaiknya dijaga dan jangan ditangkap. “Lumba-lumba kan salah satu binatang yang dilindungi. Tetapi saya rasa mereka bermigrasi, karena populasinya tak pernah ada di Bontang,” pungkasnya.(mga)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*