MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 25 Mei 2019 12:41
MENGHILANG..!! Kejari Kesulitan Cari Mantan Dirut Perusda AUJ

PROKAL.CO, BONTANG – Sudah Setahun pelarian mantan Direktur Perusda AUJ Bontang Dandi Priyo Anggono dari Bontang. Namun, hingga saat ini, Kejari Bontang masih belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan. Padahal, pihaknya sudah bekerja sama dengan Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejagung yang juga join investigasi dengan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Keberadaan atau posisi Dandi masih belum ditemukan, informasi yang diterima simpang siur dan tak bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Kajari Bontang, Agus Kurniawan melalui Kasi Pidsus Yudo Adiananto.

Dandi, sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak awal tahun lalu. Ia bahkan dicekal agar tak bisa ke luar negeri. Kejari Bontang juga meminta bantuan secara berjenjang mulai dari Kejati, Kejagung, Japidsus, AMC, hingga KPK. “Pelacakan melalui nomor telepon sudah dilakukan, tapi handphone-nya sudah lama tak aktif. Makanya kami coba dengan cara lain,” ujarnya.

DPO untuk Dandi, bukan hanya di Kejari Bontang saja. Tetapi diterbitkan di seluruh Kejari, dan Kejati di seluruh Indonesia. Dandi juga sudah masuk dalam supervisi KPK, maka masyarakat diminta bersabar. “Mengapa kasus dugaan tindak pidana korupsi penyertaan modal oleh Perusda AUJ tertunda lantaran beberapa hal,” terang Yudo.

Ia menyampaikan, Dandi merupakan saksi kunci atau saksi mahkota, dimana dia sebagai saksi dan tersangka yang memiliki informasi terkait dengan keterkaitan dan keterlibatan pihak lain. Dalam hal ini, bukan hanya penggunaan penyertaan modal, tetapi juga mekanisme atau tata cara pengajuan penyertaan modal. “Dandi harus ditemukan dulu, kami investigasi, dari dokumen yang ada baru bisa menentukan pihak lain yang patut diminta pertanggungjawaban pidana dengan tipikor penyertaan modal Perusda AUJ,”bebernya.

Bukan hanya Dandi yang masuk dalam DPO. Pihak Kejari Bontang juga mencari satu orang yang statusnya masih sebagai saksi dalam perkara penyertaan modal Perusda AUJ. Yang bersangkutan yakni Irwan Gumulya, belum pernah diperiksa, maka belum ditetapkan sebagai tersangka. “Bukti belum ditemukan karena Dandi belum ditangkap, jadi masih sulit,” kata Yudo.

Penyertaan modal dari Pemkot Bontang untuk Perusda sejatinya melalui proses pengajuan. Apalagi, Perusda merupakan BUMD yang sifatnya untuk mencari keuntungan. Namun yang terjadi pada Perusda AUJ malah justru merugi dan terus disokong dana. “Ini tentu melibatkan legislatif dan eksekutif, karena pengajuan anggaran atas persetujuan keduanya, juga badan anggaran,” ungkapnya.

“Tapi kami belum bisa memastikan siapa yang terlibat, karena Dandi belum diamankan,”sambungnya.

Yudo menuturkan, pihaknya bersama Kasi Intel sempat mencari Dandi di Samarinda setelah mendapat informasi, tetapi nihil selama dua hari di Samarinda. “Makanya, kami tidak akan bergerak jika belum dipastikan yang bersangkutan adalah Dandi. Kami meminta siapapun yang mengetahui keberadaan Dandi bisa melaporkan kepada kejaksaan atau kepolisian dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pintanya.

Diketahui, 2014 lalu, pemkot mengguyur Perusda sebesar Rp 10 miliar. Setahun berselang, disuntik lagi dana segar Rp 6.926.295.000. Penyimpangan anggaran diduga sebesar Rp 8.055.843.878, yang disebabkan penggunaan dana tak dapat dipertanggungjawabkan dan piutang macet.(mga)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*