MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 15 Juni 2019 12:12
ADA APA..?? Proyek PT EUP Dihentikan Sementara
TANPA AKTIVITAS: Tim perizinan dari DPM-PTSP, DLH, Dishub, dan Satpol PP Bontang meninjau langsung aktivitas proyek PT EUP, mengingat sudah dihentikan sementara hingga izinnya terbit. MEGA ASRI/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Proyek pembangunan pabrik minyak crude palm oil (CPO) dihentikan sementara oleh Pemkot Bontang, sambil menunggu terbitnya segala perizinan. Segala aktivitas yang berada di kawasan proyek tersebut bakal diawasi pemerintah, yakni Satpol PP dan Dishub Bontang.

PT Energi Unggul Persada (EUP) membangun pabrik minyak goreng di Segendis RT 12, Kelurahan Bontang Lestari. Memiliki luas area sekitar 128 hektar, pabrik minyak goreng dan 10 turunannya akan dibangun di lokasi pasang surut air laut. Sempat disorot DPRD Bontang karena belum mengantongi izin namun sudah ada aktivitas, akhirnya tim instansi terkait yang dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang menghentikan sementara segala aktivitas PT EUP. “Kewajiban kami (PTSP) untuk menghentikan sementara sampai izin dilengkapi. Tapi kami tetap support investasi di Bontang,” jelas Puguh sebelum melakukan peninjauan lapangan, Jumat (14/6).

Disebutkan Puguh, PT EUP belum memiliki izin Amdal, Amdalalin, serta IMB. IMB sendiri, akan terbit ketika dua izin tersebut sudha terbit. Khusus Amdalalin, lanjut Puguh, karena diurus di Dishub Bontang maka pekan depan sudah dijadwalkan sidang. Sementara Amdal, Puguh meminta DLH Bontang memfasilitasi komunikasi dengan DLH Provinsi Kaltim agar cepat diselesaikan. “Jadwalnya tanggal 24-25 sidang di provinsi,” ujarnya.

Ditambahkan Kabid Pengendalian DPM-PTSP Bontang Andi Kurnia mengatakan penghentian sementara seluruh kegiatan mulai tanggal 14 Juni 2019 tidak semata-mata keputusan PTSP. Namun, apa yang dilakukan sudah sesuai prosedur, karena pihaknya sudah menyurati sebanyak 3 kali. “Ini yang keempat kalinya, makanya dihentikan sementara, sampai izinnya terbit,” terang dia.

Instruksi dari wali kota dan PJ Sekda, bahwa seluruh instansi terkait harus membantu mempercepat proses perizinannya, agar investor tidak lari dari Bontang. Jika izin Amdal dan Amdalalin sudah terbit, maka IMB bisa diterbitkan dan dilakukan penghitungan retribusinya. “Aktivitas bisa dilakukan kembali setelah semua perizinan sudah terbit. Kami tidak hambat para investor, hanya membantu percepatan perizinan,”ujar Andi.

Mengingat sidang Amdal sudah dijadwalkan, pihak Pemkot Bontang meminta PT EUP mendatangkan konsultannya pada Senin mendatang agar di-list dokumen mana saja yang belum lengkap.

Kabid Amdal DLH Bontang Natsir menyebut dokumen Amdal PT EUP memang sudah diserahkan ke provinsi, termasuk UKL/UPL nya. Namun, sempat ada revisi karena ada tambahan luas dari 100 hektar masuk 28 hektar. “Luas lahan harus terukur dan harus jelas karena sebagai dokumen untuk IMB ke depannya,” saran Natsir.

Pemberhentian sementara aktivitas PT EUP pun, bakal dipantau dan diawasi oleh Satpol PP dan Dishub Bontang. (mga)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*