MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 15 Juni 2019 12:13
Bangunan Bawah Jembatan Guntung Tergerus

Alokasikan Anggaran Perbaikan Rp 1 Miliar

JEMBATAN AMBLES: Kondisi jembatan Guntung berlubang akibat gerusan air sungai yang meluap. ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Kondisi jembatan Guntung mengalami kerusakan. Selain terdapat lubang dengan  dengan diameter sekira 40 sentimeter, sisi lain jembatan pun tergerus.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bina Antariansyah mengatakan, tahun ini telah dianggarkan untuk perencanaan perbaikan konstruksi jembatan. Sementara, pengerjaan fisik dilakukan tahun depan.

“Perlu renovasi konstruksi keseluruhan. Untuk penutupan lubang sementara itu bulan ini bisa dikerjakan,” kata Bina.

Besaran anggaran yang telah disipakan untuk keseluruhan perbaikan mencapai Rp 1 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Bontang. Bina menyebut, kerusakan konstruksi jembatan akibat gerusan air sungai yang kerap meluap. Termasuk faktor musibah banjir yang terjadi sehari sebelum Lebaran lalu.

“Saat ini luasan gerusannya sudah berkisar 1,5 meter,” ucapnya.

Selain itu, bagian abotment jembatan pun mengalami kerusakan. Sebagai informasi, abotment merupakan bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar-pilar jembatan. Fungsinya sebagai pemikul seluruh beban yang melintas pada jembatan.

Dijelaskan Bina, kini kondisi abotmen dengan struktur atas jembatan menggantung. Meski, secara struktur belum mengganggu, tetapi jika dibiarkan dapat menyebabkan jembatan ambrol.

“Kalau abotment ambrol, jembatan juga ambrol. Antisipasi supaya tidak terjadi parah kami lakukan perbaikan total,” tutur dia.

Kini akses jembatan ditutup separuh. Dengan durasi satu bulan. Penanganan sementara, lubang akan ditutup dengan karung pasir. Selanjutnya, sedimen yang tergerus akan diuruk kembali dengan material. Terkahir, konstruksi dilakukan pengecoran kembali.

“Finalnya untuk dibuka kembali itu 21 hari, baru bisa dilewati,” uajr Bina.

Sementara Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta kepada Dinas PUPRK untuk segera memperbaiki jembatan yang ambles tersebut. Pasalnya, lokasi itu merupakan akses utama bagi masyarakat Guntung.

“Saya minta langsung dikerjakan. Akan diganjal dulu dengan karung pasir, ditindaklanjuti, kemudian dibongkar,” kata Neni.

Di samping itu, Neni juga memerintahkan agar bidang-bidang di Dinas PUPRK mengalokasikan dana pemeliharaan. Supaya jika terjadi kerusakan infrastruktur cepat tertangani.

Sebenarnya, jika berhubungan dengan musibah alam bisa menggunakan dana tanggap darurat. Namun, untuk mencairkan pos ini dinilai rumit. Salah satunya, harus ada penetapan wilayah dalam keadaan darurat.

“Sebetulnya punya dana sekira 1 miliar, tapi untuk mengeksekusinya susah. Harus ada penetapan dulu bahwa dalam keadaan darurat. Jadi ya tidak bisa dikeluarkan,” pungkasnya. (ak)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*