MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 15 Juni 2019 12:14
PT EUP: Urus Perizinan Bakal Dikebut
PERCOBAAN PEMANCANGAN: Karena kontur tanah yang lembek dibawah, pemancangan perlu dilakukan percobaan, dari estimasi 30 meter menjadi 50 meter kedalaman. MEGA ASRI/KP

PROKAL.CO, TIGA perizinan yang belum dikantongi PT Energi Unggu Persada (EUP) menjadi fokus utama pihaknya untuk mengurusnya. Bukan lagi mengejar agar prosesnya bisa cepat selesai, PT EUP justru ingin mempercepat prosesnya, termasuk jadwal sidang di provinsi Kaltim yang diharapkan lebih awal.

“Kalau kami inginnya jangan tanggal 24-25 Juni, kalau bisa sebelumnya, supaya cepat selesai,” kata Head Engineering PT EUP, Pangihutan Silalahi, Jumat (14/6).

Soal kekurangan perizinan, pihaknya akan lebih cepat mengurusnya. Dengan penghentian sementara aktivitas proyek PT EUP, Silalahi meminta untuk akses jalan masuk sebaiknya tidak dihentikan. Mengingat perlu dicor dan menunggu hingga hasil cor-coran mengeras. “Jalanan tersebut juga nantinya bisa digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, sidang yang dijadwalkan oleh DLH Provinsi Kaltim berjalan lancar dan sedikit revisi, sehingga bisa didapatkan rekomendasi Amdal, agar IMB bisa menyusul diterbitkan. “Kami lagi memohon DLH provinsi, kalau bisa jangan menunggu tanggal 25, kalau bisa dimajukan, agar perizinan pabrik minyak goreng bisa cepat selesai,” akunya.

Silalahi menyebut, pabrik CPO, ditargetkan pembangunan fisiknya pada 2020 mendatang. Soal pemancangan yang sudah mendahului pun disangkal Silalahi. Ia menyebut tiang yang sudah dipancangkan merupakan test pile, yang awalnya estimasi kedalaman 30 meter, ternyata 50 meter. “Kami harus tes, karena selisih dua meter pun akan bermasalah. Kami teliti secara ilmuwan saja, kenyataannya saat dipasang 38 meter masih belum bisa, sampai ke 50 meter,” bebernya.

Kebutuhan tiang pancang untuk pabrik minyak goreng pun sangat banyak, Silalahi menyebutnya ribuan. Dengan kontur tanah yang bukan gambut, namun dibawahnya berlumpur, maka tiang pancang harus tahan menahan bebas diatasnya. “2020 pun, masih bertahap, tapi mungkin ada pabrik yang sudah bisa beroperasi,” imbuhnya.

Ditambahkan Security Social Legal (SSL) PT EUP Endy Soplanit mengatakan untuk pengurusan perizinan pihaknya tidak lagi mengejar, tapi mengebutnya. “Bukan dikejar lagi, malah harus dikebut,” tegasnya.

Endy berkomitmen akan menekan pihak konsultan yang mengurus perizinan PT EUP. Ketika Pemkot Bontang meminta Senin depan dihadirkan para konsultannya, Endy pun menyanggupi. “Saya minta bantuan dari pihak Perhubungan soal Amdalalin, dan saya juga akan press Konsultan kami. Semoga rencana sidang sesuai dengan jadwal, dan mohon kerja samanya,” ungkapnya.

Terkait IMB, dari Kasi Pengendalian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Eko Yudhowo menyebut pihaknya sudah menghitung semua bangunannya. Tetapi masih dianalisa dan bagian mana saja yang direkomendasikan.

Soal kerusakan jalan akibat lalu lintas alat berat Kasi Keselamatan Dishub Bontang Vicky menyebut Bontang memang tidak memiliki jembatan timbang, tetapi kesesuaian dengan kelas jalan memang harus tertuang dalam Amdalalin. “Sidang amdalalin dijadwalkan pekan depan, dokumen yang harus direvisi segera disiapkan dan perusahaan bisa menekan konsultannya agar segera melengkapi dokumen yang direvisi,” pintanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bontang, Puguh Harjanto menuturkan kerusakan jalan yang disebabkan oleh PT EUP, memang harus diperbaiki. Aktivitas pembuatan jalan diminta PT EUP tetap berjalan dan tidak dihentikan. “Yang di lokasi on site tetap jangan ada aktivitas, yang pembangunan jalan boleh dilanjutkan, karena untuk masyarakat juga,” ujarnya.

Puguh meminta pengertian PT EUP, sebab di Bontang masih belum bisa proyek jalan, perizinan jalan. Karena masih kawasan peruntukkan industri, bukan kawasan investasi kontruksi. “Bontang tak masuk kawasan itu (proyek jalan izin jalan) diharapkan PT EUP mengerti,” pungkasnya.(mga)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*