MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 22 Juni 2019 09:59
Blangko KTP-el Habis, Terbitlah Suket
PEREKAMAN: Penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP-el masih belum bisa mendapat KTP-el lantaran stok blangko habis dan diberikan suket untuk identitas sementara.

PROKAL.CO, BONTANG – Setelah pesta demokrasi berakhir pada April lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang kehabisan blangko KTP-el pada bulan Juni ini. Alhasil, surat keterangan (suket) pun diterbitkan lagi. Selama tiga hari, sudah sebanyak 300-an lebih suket diterbitkan dengan jumlah antusias warga yang mengurus administrasi.

Kadisdukcapil Bontang, Yuliatinur mengungkapkan, setelah masuk kerja usai cuti bersama perayaan Hari Raya Idulfitri tepatnya 13 Juni 2019 lalu, blangko KTP-el sudah kosong di Bontang. padahal, pihaknya sudah mengusulkan blangko untuk stok sejak dua bulan lalu. “Tetapi memang dari pusatnya lagi kosong,” jelas Yuli—sapaannya--, Jumat (21/6).

Dikatakan, stok blangko KTP-el biasa tersedia berkisar 2.000 keping. Ketika stok tersisa 1.500 keping, pihak Disdukcapil sudah mengajukan tambahan stok. Nah, di bulan Juni ini, meski permintaan stok blangko sejak bulan April, namun sampai sekarang tak ada tambahan. Sehingga terjadi kekosongan blangko. “Makanya kami terbitkan suket lagi,” imbuh Yuli.

Suket yang sudah diterbitkan juga cukup banyak. Setiap harinya, terdapat berkisar 60 an suket yang diterbitkan. Sehingga, Disdukcapil sudah menerbitkan sebanyak 300-an suket sejak blangko KTP-el habis. Baik dari mereka yang baru melakukan perekaman, atau ganti status, pindah alamat, KTP-el nya rusak, hingga, yang kehilangan identitasnya. “Info dari pusat memang sudah tidak ada distribusi blangko, terkendala saat isu KTP-el tercecer sebelum pemilu 2019 lalu, akhirnya rata-rata setiap daerah kehabisan blangko, di provinsi pun sudah habis,” bebernya.

Yuli menyebut, rencananya pekan depan pihaknya akan berkoordinasi dengan pusat agar ketersediaan blangko segera terealisasi. Mengingat biasanya ada stok di provinsi, tetapi saat ini habis juga. Habisnya blangko, sambung Yuli, selalu dituliskan di running text LED di ruang pelayanan jumlah stoknya. Termasuk setiap hari menulis berita acara berapa jumlah blangko yang keluar perharinya sampai nol. Makanya tak ada pengumuman resmi karena langsung mengeluarkan suket. “Tetapi suket bisa digunakan untuk keperluan di bank atau perusahaan, juga di fasilitas kesehatan,”pungkasnya.(mga)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*