MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 08 Juli 2019 10:49
TUMBEN..!! 134 Kuota SD Tidak Terisi
MINIM PENDAFTAR: Tujuh sekolah yang melaksanakan sistem PPDB online tidak terisi penuh slot calon siswa barunya. ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD dan SMP telah menuntaskan masa pendaftaran. Pada jenjang SD, terdapat 134 kuota yang tidak terisi. Data ini terangkum dari pengumuman yang ditampilkan pada situs PPDB.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin mengatakan, angka tersebut berasal dari tujuh sekolah. Meliputi SDN 003 Bontang Selatan, SDN 005 Bontang Selatan, SDN 006 Bontang Selatan, SDN 010 Bontang Selatan, SDN 011 Bontang Selatan, SDN 001 Bontang Barat dan SDN 002 Bontang Barat. (info selengkapnya lihat grafis)

“Tujuh sekolah itu memang hingga akhir pendaftaran yakni jalur zonasi dua, tidak mencukupi daya tampung yang telah disediakan,” kata Saparudin. Kebijakan pun dikeluarkan oleh Disdikbud. Dengan membuka gelombang kedua masa pendaftaran, hingga 15 Juli. Bagi ketujuh sekolah tersebut. Dengan syarat, usia pendaftar sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yakni minimal enam tahun. “Ini tujuannya untuk mengakomodasi calon siswa baru yang masih ingin belajar di sekolah negeri,” ucapnya.

Proses pendaftaran pun bersifat manual. Pendaftar bisa langsung menuju ke sekolah bersangkutan. Dituturkan dia, pendaftar pun dapat lintas zonasi. Namun, catatan diberikan kepada ketujuh sekolah itu agar tidak mengambil calon siswa yang telah melakukan pendaftaran di sekolah swasta. Hal ini dapat terdeteksi dengan melakukan komunikasi terlebih dahulu di tingkat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Sementara bagi sekolah yang melakukan proses PPDB secara offline, hanya satu sekolah yang slotnya terisi penuh. Yakni SDN 004 Bontang Selatan. Enam sekolah lainnya masih membutuhkan tambahan calon siswa baru.

Meliputi SDN 007 Bontang Selatan, SDN 014 Bontang Selatan, SDN 015, Bontang Selatan, SDN 016 Bontang Selatan, SDN 011 Bontang Utara, dan SDN 003 Bontang Barat.

“Kondisi sama (kekurangan siswa) pun terjadi di sekolah yang berada di daerah pesisir. Karena keberadaan sekolah di daerah itu untuk mengakomodasi warga di sana,” ujarnya.

Kepala SDN 001 Bontang Barat Harsili Patabang berharap dengan dikeluarkannya kebijakan ini dapat menambah calon siswanya. Terlebih, pendaftar dapat berasal dari lintas zonasi.

Diakuinya, jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Mengingat hingga akhir pendaftaran sejumlah 41 kursi tidak terisi. Jika dikalkulasi maka angka ini sama dengan 1 rombongan belajar (rombel) lebih. Padahal, sekolah di awal telah melakukan pemetaan guru bagi kelas 1.

“Semula kami ingin satu rombel satu guru. Di sekolah kami ada 3 rombel tahun ini,” kata Harsili.

Jika tidak tergenapi, maka pemetaan pun berubah. Kemungkinan, guru yang tidak mendapat kelas bakal mengisi posisi operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik). “Karena tiap sekolah harus ada posisi ini. Sementara tahun ini saya mendapat guru dari CPNS tiga orang,” pungkasnya. (ak)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*