MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 09 Juli 2019 12:53
Soal Lokalisasi Prakla, Pemkot Diminta Tegas

Realisasikan Janji Penutupan Prakla

Nursalam

PROKAL.CO, BONTANG–Pemkot Bontang diminta tegas menyikapi praktik prostitusi di Prakla, Bontang Selatan. Terlebih, rencana penutupan tempat itu sudah dijanjikan sejak 4 tahun lalu.

Ketua DPRD Bontang Nursalam mengatakan, prostitusi di Prakla sudah sewajarnya dihentikan. Namun, untuk merealisasikannya butuh keseriusan pemkot. “Itu kan (penutupan Prakla) masuk dalam program 100 hari wali kota dan wakil. Jadi sudah sepatutnya dilaksanakan,” terangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/7).

Dia menyinggung daerah lain yang berani menutup tempat prostitusi. Misalnya, Kutim, Kukar, Balikpapan, dan Samarinda. “Kenapa Bontang tidak berani? Jangan setengah-setengah (mengambil kebijakan),” terangnya.

Dia menambahkan, jika pemerintah belum berani, paling tidak harus membongkar kamar-kamar yang ditengarai menjadi tempat PSK memberikan layanan. Menurut dia, ketakutan bahwa jika Prakla ditutup lalu keberadaan PSK menjadi tidak terkendali, merupakan perkara lain. “Justru kalau ini (Prakla) dibiarkan, pemkot terkesan melegalkan,” tambahnya.

Dia juga menyinggung Satpol PP Bontang yang dinilai tidak peka dalam menyikapi hal ini. Dia menilai, sebagai pamong, mereka bertugas untuk mengawal perda maupun perwali. Jadi, jika ada yang menyalahi aturan harus berani bertindak. “Tidak mesti menunggu permintaan dari dinas terkait. Karena itu memang sudah tugasnya,” pungkas dia.

Sebelumnya, penutupan Prakla masih sekadar wacana. Meski diklaim hanya sebagai tempat hiburan malam (THM), di lokasi tersebut masih terjadi praktik prostitusi.

Sebelumnya, Minggu (7/7), menanggapi praktik prostitusi yang masih berlangsung di Prakla. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengaku menyerahkan persoalan tersebut kepada Wakil Wali Kota Basri Rase.

Dia mengaku, masih suburnya aktivitas prostitusi di Prakla merupakan konsekuensi sebuah kota. Akan tetapi, pihaknya tetap melakukan pembinaan. Dia menduga, meski Prakla ditutup, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi tempat prostitusi serupa di tempat lain.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Wawali Basri Rase, dia hanya menjawab singkat. Dia melempar kembali jawaban ke Neni atas rencana penutupan Prakla. "Tanya aja Bu Neni kalau itu," singkatnya. (edw/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*