MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 09 Juli 2019 12:53
Dua Kasus Perampokan Gegerkan Warga
JAGA: Beberapa anggota polisi berjaga di depan rumah Bela Indi Sulistyo.

PROKAL.CO, Ketenangan warga Kota Bontang terusik. Dalam sepekan belakangan, dua perampokan terjadi. Pertama berlokasi di Toko Halim Cell 1. Kejadian terbaru terjadi di kompleks Perum BTN PKT, Senin (8/7).

 

BONTANGTempat kejadian perkara (TKP) berlokasi di Jalan Enggang, Kompleks Perum BTN PKT Blok F, Nomor 10, RT 38, Kelurahan Belimbing. Korbannya adalah staf sekretariat perusahaan bernama Bela Indi Sulistyo. Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula sekira pukul 05.45 Wita. Saat itu, korban hendak mempersiapkan kendaraan untuk ke kantor.

“Saya punya aktivitas rutin pada jam segitu, yakni memanasi mesin mobil,” ungkap Bella.

Tiba-tiba, pelaku perampokan telah bersembunyi di balik pintu samping rumah korban. Pintu tersebut merupakan akses pemilik rumah menuju bagian garasi. “Saya kaget, ada orang di balik pintu datang mendekati sambil mengacungkan badik ke muka saya,” ucapnya. 

Pelaku juga memaksa korban untuk menyebutkan nomor PIN kartu debit. Pelaku mengancam jika sandi tidak tepat, korban bakal datangi kembali. “Saya tidak menyampaikan secara benar. Sempat digores tangan saya dengan benda tajam,” terangnya.

Dijelaskan dia, saat itu pikirannya hanya untuk menyelamatkan diri. Mengingat istri dan anaknya sedang di luar kota. Dia merincikan, pelaku menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulutnya. Aksesori topi pun melekat di kepalanya. Penampilannya identik dengan kaum milenial, dengan usia berkisar 30 tahun.

Hal itu diperjelas dengan jenis rambut mohack, memakai jaket dan kaus berwarna hitam. Juga, balutan celana jeans dengan motif sobek di lutut. “Pelaku juga sangat energik,” tuturnya.

Bela mengaku sempat melepaskan diri dan berusaha mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil kabur membawa mobil Toyota Avanza Grand Luxury miliknya berwarna abu-abu metalik, dengan nopol B 1564 KRE. Dia juga sempat berteriak, “maling” yang kemudian pelaku sempat dikejar warga sekitar, hingga menghilang di area Bundaran Sintuk. “Pelaku kabur, perkiraan satu jam setelah menampakkan diri,” ucapnya.

Selain mobil, pelaku berhasil mengambil laptop, ponsel, buku tabungan, dan uang tunai Rp 500 ribu. Diprediksi, total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah. (ak/dns/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*