MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 12 Juli 2019 11:09
PT Badak Dorong Percepatan Migrasi Listrik
KEBUTUHAN POKOK: Warga mendaftar ke PLN untuk proses migrasi listrik dari PT Badak LNG.

PROKAL.CO, BONTANG - Pemutusan suplai listrik dari PT Badak LNG ke rumah warga HOP terus menjadi buah bibir. Terakhir bahkan berembus rumor ada upaya perusahaan menahan PLN untuk memancang tiang maupun menyambung meteran listrik.  

Tapi rumor itu dibantah Kepala Operasional Yayasan Badak LNG, Ernius. Dia menyampaikan isu ada upaya untuk menahan PLN tidaklah benar. Justru pihaknya mendorong agar secepatnya terealisasi pemasangan listrik dari PLN kepada warga.

"Malah kami yang mendorong PLN untuk secepatnya memasang meteran bagi yang sudah mendaftar," katanya  (11/7).

Berdasarkan data warga HOP yang sudah mendaftar, Ernius menyebut telah mencapai 671 rumah. Bahkan dirinya menyampaikan PLN telah siap untuk menyuplai listrik kepada warga HOP.

"Jaringan PLN sudah siap. Warga yang terlambat mendaftar bisa dikonfirmasi ke PLN," ucapnya. Sementara itu, Alimuddin, Manager Area UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) PLN Bontang juga tak membenarkan ada tekanan maupun upaya menahan dalam melakukan pemasangan.

Dia menjelaskan, pada Mei 2019 lalu pihaknya ingin melakukan penyambungan. Hanya terjadi resistansi antara Badak LNG dengan warga HOP. Kala itu, terdapat panitia khusus (Pansus) yang mengatasnamakan dari Badak LNG melakukan protes.

"Sehingga kami belum bisa melakukan pekerjaan sebelum permasalahan clear. Jadi tidak ada bahasa jika Badak menahan kami melakukan pemasangan. Hanya waktunya saja yang berubah," imbuhnya. 

Rabu (9/7/2019), pantauan media ini puluhan warga HOP telah mendaftar ke PLN. Bahkan ratusan warga sudah melakukan pendaftaran sebelumnya. Namun belum tersambung listrik. Dari situ kabar berembus ada upaya Badak LNG menahan PLN untuk melakukan pemasangan.

Sebelumnya, Alimuddin mengatakan sebagian rumah warga saat ini tak mendapat aliran listrik dari PLN. Sebab, pihaknya masih melakukan pemasangan beberapa tiang maupun sambungan KWH listrik.

"Dari Badak sudah memutus total. Saat ini kami melakukan pemasangan kepada warga yang sudah mendaftar," ucapnya.

Dia menyampaikan, warga yang mendaftar lebih awal sudah mendapat aliran listrik. Ada juga yang sedang proses pemasangan KWH listrik. PLN pun disebut siap dalam melayani warga pasca migrasi ini. Akan tetapi, tentu melalui tahapan dan proses. Amiluddin, menyampaikan bagi warga yang belum dialiri listrik agar sekiranya dapat bersabar.

"Yang jelas siapa yang mendaftar kami layani. Saat ini warga masih terus mendaftar ke kami," jelasnya.

Dia menjelaskan, sejak pendaftaran dilakukan hingga pengaliran listrik membutuhkan waktu sekitar 5 hari. Akan tetapi, untuk mempercepat pelayanan kepada warga, petugas bahkan melakukan 1 - 2 hari saja. Saat ini, rumah warga yang sudah dialiri listrik sudah mencapai 300-an sambungan dari total sekitar 787 rumah. (edw/ms)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*