MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 08 September 2016 00:40
Keliling 7 Kedutaan, Ria Diterima di Tiongkok

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Ria Ravikariyanto (8)

DOK. PRIBADI

PROKAL.CO, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Peribahasa itu tampaknya pantas disematkan pada Ria Ravikariyanto, mahasiswi asal Bontang yang kini kuliah di North China Electric Power University (NCEPU). Kepada Bontang Post, ia bercerita perjuangannya menuju Negeri Tirai Bambu itu.

Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

 

PUTRI sulung dari pasangan Djoko Riyanto dan Raudatul Jannah ini memang punya keinginan kuat pergi ke luar negeri. Mimpinya tersebut sudah muncul bahkan saat Ria masih duduk di bangku sekolah dasar. Selepas lulus dari SMKN 1 Bontang, ia getol mencari informasi beasiswa yang bertebaran di dunia maya. “Januari 2014 saya apply di Universitas Esa Unggul Jakarta karena menawarkan beasiswa double degree. Alhamdulillah lulus karena cuma seleksi berkas saja. Padahal saya juga lulus SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, red.) di Unmul (Universitas Mulawarman, red.) untuk jurusan yang sama, yaitu teknik industri, tapi saya pilih Esa Unggul,” kata Ria.

Dorongan orangtua agar giat mencari beasiswa terasa dalam diri dara kelahiran Bontang 14 Januari 1996 silam ini. Selain memang keinginan Ria untuk berkuliah di luar Kalimantan, kedua orangtuanya mewanti-wanti tidak boleh kuliah di luar pulau jika tidak dapat beasiswa. “Mungkin karena itu juga motivasi saya untuk dapat beasiswa. Setelah dinyatakan lulus dan dapat beasiswa dari Esa Unggul, Juli 2014 saya mulai berkuliah di sana,” ujarnya.

Meski sudah berkuliah di Esa Unggul, keinginan Ria berkuliah di luar negeri belum luntur. Ia justru makin rajin menyambangi berbagai kantor kedutaan besar dan pameran-pameran pendidikan luar negeri. Ria masih ingat, ada tujuh kedutaan dia datangi untuk mencari info beasiswa kuliah ke luar negeri. “Saya coba ke Kedutaan Jepang, Jerman, Turki, Amerika, dan beberapa negara di Timur Tengah. Selain di kedutaan, beberapa perwakilan kedutaan saat pameran pendidikan juga saya datangi, kayak Kedutaan Singapura, Malaysia, dan lain-lain,” tambah Ria.

Totalnya, ada 11 perwakilan negara disambanginya demi mencari beasiswa luar negeri dalam kurun waktu Januari-September 2015. Hingga akhirnya, Ria mendapatkan informasi bahwa kampusnya sudah melakukan perjanjian atau MoU program double degree dengan NCEPU. Tak ingin kehilangan kesempatan, Ria nekat mencobanya. “Soalnya itu beda jurusan. Saya kan teknik industri, sedangkan beasiswanya teknik mesin. Awalnya memang sedikit ragu, setelah diskusi dengan orangtua ternyata menyerahkan sepenuhnya keputusan pada saya. Akhirnya saya beranikan diri ikut program ini,” tuturnya.

Keikutsertaan Ria dalam program double degree bukan tanpa halangan. Selain kondisi bahasa dan pelajaran yang akan dihadapi, teman-temannya yang dulu berminat ikut bersama dengannya rontok satu per satu. “Dari awalnya 13 orang, turun jadi 10 orang, berkurang terus sampai tinggal 3 orang termasuk saya. Padahal minimal untuk ikut program ini harus 10 orang. Kalau kurang dari itu bisa terancam tidak berangkat karena syarat membuka satu kelas internasional di Tiongkok minimal 10 orang,” kata Ria.

Ia kemudian mencoba bernegosiasi dengan kampus Esa Unggul. Karena harus berhubungan dengan pihak kampus di Tiongkok, proses ini memakan waktu sekitar sebulan lamanya. Setelah menunggu sekian lama, Ria dan kedua rekannya dinyatakan bisa berangkat ke Beijing pada 1 September. Meskipun sudah mendapat kabar gembira, Ria ternyata kembali mendapatkan kabar kurang menyenangkan. “Tiga bulan sebelum keberangkatan, satu teman saya mengundurkan diri karena tidak yakin meninggalkan kedua orangtuanya. Sama juga sebulan menjelang keberangkatan, satu teman saya mundur lagi. Akhirnya tinggal saya sendiri dan saya khawatir apa kali ini benar-benar bisa berangkat,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:23
Info CPNS

Jadwal Pengumuman Seleksi Berkas Belum Pasti

Meski tahapan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bontang 2018 baik secara online maupun pengumpulan…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:22
Info CPNS

Ribuan Pelamar Daftar CPNS

BONTANG – Sejak diumumkannya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bontang 2018…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:21

Harga Sayur Berangsur Turun

BONTANG – Pascagempa disertai tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah membuat harga komoditas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:08

Dewan: Utamakan Disiplin Ilmu dan Pengalaman

“Pejabat yang mengisi OPD harus sesuai dengan disiplin ilmu jabatan yang akan ditempati,”…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:08

Berebut Kursi Kepala Dinas

BONTANG – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama telah menerima puluhan berkas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:09

Modus Pinjam Ponsel lalu Kabur

BONTANG – Pemuda warga Tanjung Laut berinisial MN (18) diduga terlibat tindak pidana penggelapan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Nekat Amat..!! Petani Curi Aset Obvitnas

BONTANG – Pencurian aset milik objek vital nasional (obvitnas) PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS)…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:13

Toko Baju Nyaris Jadi Arang

BONTANG – Di tengah guyuran hujan deras, warga sekitar toko pakaian Celcius di Jalan Bhayangkara…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:11

Hoaks Kabar Penculikan Anak

“Ibu Nursidah dalam kondisi takut dan curiga sehingga menuliskan imbauan hati-hati di medsos.…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:16

HAYUU..!! Pansus Banjir Jadwalkan Sidak

BONTANG – Panitia khusus (Pansus) Banjir DPRD dalam waktu dekat bakal menggelar inspeksi mendadak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .