MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Rabu, 04 Januari 2017 00:54
Per 6 Januari Tarif STNK-BPKB Naik, Pemesanan Nomor TNKB juga Kena Pajak

Nopol Dua Angka Pajaknya Rp 20 Juta

Ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG – Per 6 Januari, tarif penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) akan mengalami kenaikan. Penentuan tarif tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam PP tersebut, penerbitan STNK untuk roda dua, tiga, dan angkutan umum yang sebelumnya Rp 50 ribu per penerbitan, kini menjadi Rp 100 ribu per penerbitan. Sedangkan untuk roda empat atau lebih, yang sebelumnya bertarif Rp 75 ribu, kini menjadi Rp 200 ribu.

Sementara untuk BPKB, untuk kendaraan roda dua atau tiga, yang sebelumnya dipasang tarif Rp 80 ribu per penerbitan, kini dipatok sebesar Rp 225 ribu. Sedangkan untuk roda empat atau lebih, yang sebelumya sebesar Rp 100 ribu, kini diberi tarif sebesar Rp 375 ribu. Tak hanya untuk STNK dan BPKB saja.

Sejumlah jenis PNBP lain seperti Surat Tanda Cek Kendaraan (STCK), Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat kendaraan, surat mutasi ke luar daerah, bahkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) juga dipastikan naik (selengkapnya lihat grafis).

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasatlantas AKP Irawan Setyono, membenarkan jika awal Januari ini tarif sejumlah PNBP di kepolisian mengalami kenaikan, bahkan lebih dari 100 persen. “Info dari Korlantas Polri, tarifnya mulai berlaku 6 Januari,” ujar Irawan.

Terkait alasan kenaikannya, Irawan tidak mengetahuinya secara persis alasan pusat melalui Mabes Polri dan Pemerintah Pusat memutuskan menaikkan sejumlah tarif di PNBP. Namun, Irawan berharap dari pusat sudah mempertimbangkan dengan matang kenaikan tarif ini.

Selain itu, dengan naiknya tarif ini diharap dapat menekan pungutan liar (pungli) dan meningkatkan fasilitas serta pelayanan kepada masyarakat. “Kami kan hanya sebagai pelaksana. Meski naik, semoga pelayanan bisa semakin baik buat masyarakat,” jelasnya.

Selain kenaikan tarif beberapa jenis PNBP, ada pula pajak baru yang sebelumnya di PP Nomor 50 Tahun 2010 belum diatur, seperti penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan. Irawan melanjutkan, yang dimaksud NRKB pilihan yakni masyarakat yang memesan plat nomor kendaraan sesuai yang diinginkan. “Misalnya pesan satu angka, atau angka-angkanya dipesan sesuai kemauannya. Mulai saat ini itu kena pajak,” kata Irawan.

Sebelumnya, pemesanan NRKB pilihan ini tidak dikenakan pajak. Jika masyarakat meminta atau menghendaki nomor yang dimaksud dan tersedia di kepolisian, maka pihaknya bisa memberikan sesuai kemauan masyarakat. Namun kini, masyarakat yang menginginkan NRKB pilihan tersebut, harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin mendapatkan nomor yang diinginkannya. “Pajaknya bisa sampai jutaan,” ujarnya. 

Contohnya, bagi warga yang memiliki kendaraan dengan nomor polisi (nopol) satu angka, tarif pajak NRKB sebesar Rp 15 juta (ada huruf dibelakangnya) dan Rp 20 juta (tidak ada huruf di belakang). Begitupula untuk NRKB dua angka pajaknya Rp 15 juta (tidak ada huruf di belakang) dan Rp 10 juta (ada huruf di belakang).

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 00:13

Blangko KTP-el Habis Lagi

BONTANG – Seribu blangko KTP-el yang dikirim dari  Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan,…

Sabtu, 23 September 2017 00:12

Serius Sikapi Turunnya Minat Baca, GPMB Datangkan Najwa Shihab Tahun Depan

BONTANG – Untuk menggaet pengunjung perpustakaan milik Pemkot, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca…

Sabtu, 23 September 2017 00:10

Kaligrafer Pertama yang Raih Juara di FASI Nasional

Meski meraih juara harapan II di FASI Nasional tahun ini, namun Ilham merupakan kaligrafer pertama asal…

Jumat, 22 September 2017 00:38

WADUH!!! Di Bontang, Tahun Ini Banyak Istri Minta Cerai

BONTANG –  Kasus gugatan cerai (cerai gugat) yang dilayangkan isteri terhadap suami, mendominasi …

Jumat, 22 September 2017 00:37

Cetak Uang Palsu untuk Pesta di THM

BONTANG – Mengaku tak punya uang, seorang pemuda  nekat mencetak uang sendiri dan membelanjakannya …

Jumat, 22 September 2017 00:35

Lakukan Pengerukan Tanpa Izin, PT GPK Kembali Bikin Ulah

BONTANG – Investor proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Power Plant dengan…

Jumat, 22 September 2017 00:34

Dalami Regulasi TK2D Kutim, Pemkot Sebut Beberapa Poin Janggal

BONTANG – Komisi I DPRD dan Pemkot memiliki keinginan yang sama dalam memperjuangkan nasib tenaga…

Jumat, 22 September 2017 00:33

Maksimalkan Jadwal Latihan, Rajin Mengulang Hafalan

Memaksimalkan jadwal yang ada serta mengulang-ulang hafalan, menjadi kunci sukses Tsamaroh berhasil…

Kamis, 21 September 2017 00:26

Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

BONTANG – Menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, berbagai komponen masyarakat…

Kamis, 21 September 2017 00:25

DPRD Apresiasi Polres Bontang

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengapresiasi upaya Kepolisian Resort Bontang, yang berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .