MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Rabu, 11 Januari 2017 00:15
Jukir Pasar Induk Merajalela, Dispenda Kutim Berikan Warning
DISOROT: Di Pasar Induk Sangatta (PIS) dilakukan penarikan karcis parkir oleh ormas. Untuk kendaraan roda dua (R2) dikenakan karcis Rp 1.000, sementara untuk kendaraan roda empat (R4) Rp 2.000 untuk roda empat. (Dok/Radar Kutim)

PROKAL.CO, SANGATTA - Kendati belum memiliki izin resmi dari Pemerintah Kutai Timur (Kutim), sejumlah juru parkir (Jukir) yang berada di Pasar Induk Sangatta (PIS), Jalan Ilham Maulana, ternyata tetap melakukan pemberian karcis bagi kendaraan pengunjung pasar, Selasa (10/1) kemarin.

Terkait itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kutim M Zaeni mengaku, dirinya akan segera semua instansi terkait membahas persoalan itu. Menginggat masalah tersebut mendapatkan keluhan masyarakat.

“Dalam waktu dekat, saya akan mengundang Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepala UPT Pasar selaku pihak pengelola pasar, serta ormas yang melaku pihak yang mengelola parkir tersebut,” kata Zaeni, kemarin.

Dirinya meminta supaya instansi terkait segera menghentikan penarikan karcis. Sebab sampai sekarang belum ada aturan yang jelas terkait itu, khususnya Surat Keputusan (SK) bagi para Jukir yang melakukan panrikan karcis.

Kata dia, meskipun pada karcis tertera nama Dispenda lengkap dengan logo dan porporasinya. Namun bukan berarti dirinya tahu menahu sejak awal tentang persoalan itu. Karenanya, Zaeni menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mencetak karcis itu.

“Kami tidak pernah mencetak tiket yang dimaksud itu, malah informasi yang saya dapat dari staf bahwa karcis itu merupakan inisiatif dari ormas yang mengelola parkir itu,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dirinya pada dasarnya cukup aneh dengan penarikan karcis. Salah satunya yakni, tidak adanya nomor seri pada karcis. Sementara nomor tersebut penting untuk mengetahui seberapa banyak pengunjung dan jumlah setoran masuk ke kas daerah.

“Sesuai dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang diturunkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2012 tentang retribusi jasa umum, petugas yang melakukan penarikan adalah pegawai Dishub” jelasnya.

Untuk menghindari adanya permasalahan, Zaeni meminta agar sementara penarikan retribusi parkir dihentikan. Sebab jika terus berlanjut, secara tidak langsung perbuatan itu sama halnya dengan pencemaran nama baik bagi Dispenda Kutim.

“Kan jelas-jelas di karcis tertulis nama dinas kami, otomatis masyarakat akan menganggap kami yang melakukan penarikan pajak. Sementara kenyataannya, kami tidak ada melakukan itu. Makanya, kami minta pihak bersangkutan untuk segera menghentikan penarikan karcis,” imbuhnya.

Diwartakawan sebelumnya, pengunjung Pasar Induk Sangatta mendadak dilakukan penarikan karcis parkir oleh ormas, Kamis (5/1) lalu. Untuk kendaraan roda dua (R2) dikenakan karcis Rp 1.000, sementara untuk kendaraan roda empat (R4) Rp 2.000 untuk roda empat. (drh) 


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 05:53

Zerosix Park Hentak Sangatta

SANGATTA - Grup band jebolan Rising Star Indonesia 2, Zerosix Park sukses memukau warga Sangatta yang…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:05

Setelah 17 Tahun, Masyarakat Sambut Meriah 17-an

SANGATTA - Sejak Kutim dimekarkan, Sangatta Selatan belum pernah menggelar acara 17-an semeriah tahun…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:04

Waspada Sapi Berpenyakit Jelang Idul Adha

SANGATTA - Dinas Pertanian (Distan) Kutim meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya sapi…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:02

Bupati Wacanakan Buat Sayembara Lingkungan Terbersih

SANGATTA - Untuk menyemarakan peringatan Hut Kutai Timur (Kutim), Bupati Ismunandar mewacanakan bskal…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:02

Jelang Iduladha Daging Sapi Malah Langka

SANGATTA- Menjelang Hari Raya Qurban, daging sapi di pasaran terlihat langka. Di Pasar Induk Sangatta…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:01

Warga Ancalong Bersedia Dipindah Asal....

SANGATTA - Sejumlah warga di Desa Kelinjau Ilir dan Kelinjau Ulu Kecamatan  Muara Ancalong tidak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 23:59

Upaya Tangani Kasus Kenakalan Remaja, Pemkab Bentuk Tim Terpadu

SANGATTA - Kasus kenakalan pelajar usia remaja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini cukup memprihatikan.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:05

Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

SANGATTA – Semangat merah putih berkibar hingga ke Pantai Teluk Perancis, Kutim. Semangat itu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:04

Pinjaman Rp 350 Miliar ke BPD, Jangan Dipakai Menggaji TK2D

SANGATTA - DPRD Kutim tak begitu saja merestui peminjaman uang Rp 350 miliar Pemkab Kutim dari pemerintah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:02

Tak Ajukan Banding, Pembantai Istri dan Anak Terima Putusan Hakim

SANGATTA - Didi Sumardi alias  Didi alias Tingai, akhirnya resmi berstatus terpidana. Ya, pria…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .