MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

KUTIM

Rabu, 11 Januari 2017 00:19
Sidang Tuntutan Kasus Sabu 14 Kg Ditunda

JPU Masih Tunggu Petunjuk Pimpinan

DIPERIKSA: Kedua terdakwa saat menjalani proses pelimpahan pemeriksaan di Kejari Kutim. (Dok/Radar Kutim)

PROKAL.CO, SANGATTA - Kelanjutan sidang kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 14 kilogram dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dijadwalkan, Selasa (10/1) kemarin kembali ditunda. Pasalnya, berkas tuntutan dari JPU belum rampung. Sehingga, jaksa pun meminta Majelis Hakim yang diketuai Tornado Edmawan dengan anggota Marjani Eldiarti dan M Riduansyah, untuk menunda sidang pekan depan.

"Berkas tuntutan belum siap. Karena petunjuk dari Kejati belum turun. Makanya kami ajukan agar sidang ditunda pekan depan," sebut Kapala Kejaksaan Negeri Kutim Melyadi, melalui telepon selulernya.

Dia menerangkan, karena kasus tersebut merupakan atensi khusus, sehingga dalam menentukan tuntutan pihaknya perlu mendapat petunjuk dari Kejaksaan Tinggi (Kejati). Selain itu pertimbangan lain, karena ancaman pidana dalam kasus tersebut tergolong berat, yakni maksimal hukuman mati.

"Mudah-mudahan minggu ini sudah keluar. Jadi pekan depan sidang bisa dilanjutkan," ucapnya.

Sementara itu, dalam sidang akhir 2016 lalu, dua terdakwa kasus tersebut yakni Su dan Gw yang berperan sebagai kurir  sempat tak mengaku jika barang yang dibawa mereka sabu. Namun ketika didalami majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU)  M Iqbal dan Herisnyah, keduanya akhirnya mengaku tahu barang yang dibawa dalam jerigen adalah sabu.

Keduanya pun mengakui  membawa jerigen hitam berisikan sabu untuk mendapat upah buat lebaran. Bahkan  terdakwa Su mengaku telah menerima Rp 25 juta dari Rp 50 Juta yang dijanjikan.

“Cari uang yang mulia, buat lebaran,” kata Su yang dibenarkan Gw menjawab pertanyan majelis hakim dalam persidangan saat itu.

Su dan Gw sebagai pembawa sabu seharga Rp30 M lebih ini didakwa pasal 112 dan 114 ayat 2 junto pasal 132 UU Narkotika. Pada persidangan dua bulan lalu, JPU mengungkapkan semua perbuatannya. Baik saat di Pulau Bunyu, tiba di Bulungan hingga tertangkap di Sangatta.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius, mengingat jumlah sabu yang dibawa pelaku merupakan yang terbesar selama pengungkapan Polres Kutim. Bahkan, diduga sumber barang haram tersebut melibatkan jaringan internasional. Namun sayang, saat dilakukan pengembangan ke pemasok dan pembeli barang, perburuan polisi terputus. Sehingga polisi hanya berhasil mengamankan kedua terdakwa dengan sabu seberat 14 kg yang disimpan dalam jerigen ukuran 25 liter. (aj)


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 00:36

Longsor, Poros Sangatta-Ranpul Lumpuh

SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir membuat dinding tanah di kilometer 19 jalan…

Minggu, 19 Februari 2017 00:33

Kena Pasal Pembunuhan Berencana, Pembunuh Mertua Didakwa Hukuman Mati

SANGATTA - Masih ingat dengan Jum alias Ju bin DR (38) pelaku pembunuhan sadis terhadap Sila Mariati…

Minggu, 19 Februari 2017 00:28

Orang Cacat ‘Dilarang’ Tinggal di Kutim

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) “melarang” orang cacat untuk…

Minggu, 19 Februari 2017 00:27

OPD Pungutan Diincar, Bupati Minta Semua di Data

SANGATTA - Maraknya dugaan pungutan liar (pungli) di beberapa instansi, membuat Bupati Kutai Timur (Kutim)…

Minggu, 19 Februari 2017 00:26

Gang Kecil Persulit Pemadam

SANGATTA - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kutai Timur (Kadis Damkar Kutim), Rijali Hadi mengeluh…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:11

Satu Tahun Kepemimpinan Ismu-KB

SANGATTA – Pasangan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar dan Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang,…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:10

Dua Kurir Narkoba 14,02 Kg Bisa Mendekam di Nusa Kabangan

SANGATTA – Dua kurir narkoba yakni Galeh Widikdo alias Edo dan Suardi, setelah proses hukumnya incracht…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:09

Karena Masalah Ini, Satu Kades Batal Dilantik

SANGATTA – Seuai jadwal, Jumat (17/2) kemarin, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:08

Oknum Dokter Yang Kerap Terlambat Harus Disanksi Tegas

SANGATTA – Pimpinan rumah sakit RS Kudungga diminta memberikan sanksi tegas terhadap oknum dokter…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:06

Tangani Kebakaran di Teluk Pandan, DPKK Usulkan Bentuk UPT ke Bupati

SANGATTA – Luasnya wilayah Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu kendala dalam penanganan bencana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .